Peduli Ekonomi Umat, Dokter di Riau Bentuk Koperasi Syariah

PEKANBARU – Berangkat dari keprihatinan menjamurnya mini market di setiap sudut kota yang mengakibatkan tersingkirnya pedagang lokal yang umumnya Muslim, menggerakkan para dokter di Riau membentuk Koperasi untuk turut membantu ekonomi umat.

Koperasi yang diberi nama Koperasi Syariah Dokter Riau Madani didirikan melalui Rapat Pendirian Koperasi di masjid Al Hikmah, di jalan Sewu, Pekanbaru, pada Kamis (25/5).

Rapat Pendirian dihadiri 29 orang pendiri yang mayoritas berprofesi sebagai dokter, dengan dipandu oleh pejabat dari dinas Koperasi kota Pekanbaru.

“Harapan kami, biar dokter-dokter muslim mulai bergerak juga. Jangan diam, bekerja ‘hanya’ mengurus kerjaannya saja. Ikut terjun bersama Ummat”, kata dr Pramudjo Abdulgani, SpJP, Ketua Dewan Pengawas di Pekanbaru kepada SERUJI, Minggu (28/5).

Dalam rapat pendirian disepakati Koperasi yang dijalankan secara Syariah tersebut berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU) dengan Ketua Koperasi dr. Iqbal SpS, dan Ketua Dewan Pengawas dr Pramudjo Abdulgani, SpJP.

Selain itu disepakati besar simpanan pokok (SP) sebesar Rp 1 Juta yang dibayarkan sekali saja ketika seseorang masuk menjadi anggota, dan Simpanan Wajib Rp 100 ribu yang dibayarkan per bulan.

“Ada beberapa dokter dari Jakarta dan Padang yang tertarik dan ingin ikut menjadi anggota Koperasi Syariah ini,” ungkap Pramudjo.

Lebih lanjut Pramudjo menjelaskan bahwa Koperasi tersebut membutuhkan SDM yang unggul untuk mengelola usaha Koperasi yang sampai saat ini telah memiliki 150 anggota.

“Kita butuh manager, yang mau kerja keras, jujur, dan agamis. Karena yang ditekankan ke semua bahwa kita bukan sekedar berbisnis,” tutupnya. (RoryA/Efka)

 

 

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ