Menkop Dukung Gagasan Forkom Koperasi Besar Indonesia Bentuk Cooperative Incorporated

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendukung dan memberikan respon positif terhadap gagasan Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia (Forkom KBI) untuk membentuk Cooperative Incorporated.

Menteri Puspayoga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/2), mengatakan gagasan itu akan mengubah citra perkoperasian sebagai entitas bisnis yang bisa bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.

“Saya dukung gagasan besar dan sekaligus ide Forkom KBI ini, terlebih di saat iklim perkoperasian kita masih belum kondusif. Tapi tataran ide tersebut harus segera diimplementasikan dalam sebuah kerja konkret,” ujarnya.

Puspayoga melakukan dialog dengan Forkom KBI terkait gagasan dan program kerja Forkom KBI khususnya gagasan tentang Cooperative Incorporated (CI).

Pada kesempatan itu Sekjen Forkom KBI Irsyad Muchtar menjelaskan CI merupakan upaya menghimpun segenap potensi bisnis koperasi skala besar agar mampu bersaing di percaturan nasional.

“Selama ini pola pikir tentang koperasi hanyalah bisnis pinggiran yang terus dihembuskan berbagai kalangan termasuk oleh aparat pemerintah sendiri yang wawasannya tentang koperasi sebagai bisnis besar memang terbatas. Melalui sinergi koperasi besar yang berhimpun dalam Forkom KBI kita ingin tunjukkan bahwa koperasi juga punya bisnis besar, punya hotel, mal, rumah sakit dan media massa serta bisnis besar lainnya,” ujar Irsyad.

Sebagai contoh dia menyebutkan sejumlah koperasi penyandang nama besar, seperti Kospin Jasa Pekalongan yang anak usahanya sudah listing di Bursa Efek Jakarta, KSP Sejahtera Bersama Bogor dan Kopdit Keling Kumang dengan bisnis hotel, Primkokas Cilegon yang punya mal, UGT Sidogiri yg sudah memiliki usaha rumah sakit dan perbankan.
“Cooperative Incorporated akan menyinergikan semua potensi bisnis besar itu dalam skala yang lebih masif,” ujar Irsyad.

Salah satu langkah konkret, dalam pertemuan itu UGT menawarkan sebidang tanahnya di bilangan Kebun Jeruk Jakarta Barat untuk usaha bersama.
“Kita akan tawarkan kepada teman-teman Forkom KBI membangun Indonesia Coop Tower, sebuah gedung bersama yang kita biayai bersama sekaligus sebagai ikon bisnis dan gengsi koperasi Indonesia,” tutur Sekretaris Pengurus KSPPS UGT Sidogiri, Thoha Putra.

Sejumlah perwakilan koperasi yang hadir pada kesempatan itu antara lain Kospin Jasa Pekalongan, Kisel Jakarta, KSP Sejahtera Bersama Bogor Jawa Barat, Kopsyah BMI Tangerang Banten, KSPPS UGT Sidogiri Jawa Timur, KSP Kodanua, KSP CU Pintu Air, KSP CU Obor Mas Maumere NTT, KSP Makmur Mandiri Bekasi Jabar, Koapgi Tangerang Banten, Tunas Artha Mandiri, Kopelindo, Kopkar Bukopin, Koperasi Setia Budi Malang, Koperasi Kuta Mimba Kuta Bali, dan Koppas Srinadi. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER