Untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah, BI Tidak Bisa Hanya Andalkan Cadangan Devisa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bank Indonesia dinilai tidak bisa hanya mengandalkan cadangan devisanya untuk menstabilisasi nilai tukar rupiah, melainkan kenaikan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate” perlu menjadi pertimbangan untuk menahan arus modal keluar, kata seorang ekonom.

“Cadangan devisa pastinya akan tergerus untuk stabilisasi. BI tidak bisa andalkan hanya cadangan devisa sebagai satu-satunya instrumen,” kata Ekonom Institute for Development of Economic and Financial (INDEF) Bhima Yudhistira di Jakarta, Selasa (8/5).

Menurut Bhima, BI masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25-50 basis poin dari level saat ini di 4,25 persen.

Jika suku bunga acuan naik, maka imbal hasil instrumen keuangan di Indonesia akan meningkat. Hal itu yang bisa menahan arus modal keluar sehingga pelepasan aset rupiah bisa tertahan.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam pernyataan terakhirnya terkait arah kebijakan Bank Sentral, menekankan ruang penyesuaian suku bunga acuan terbuka jika pelemahan nilai tukar rupiah menimbulkan ancaman kepada stabilitas sistem keuangan atau membawa ancaman kepada tercapainya sasaran inflasi di 2,5-4,5 persen.

Penyesuaian suku bunga acuan, kata Agus, juga dilakukan dengan terukur dan berdasarkan data.

Bank Sentral juga akan mengumumkan posisi cadangan devisa hingga akhir April 2018 pada Selasa ini. Jika cadangan devisa menurun, dikhawatirkan akan menjadi pukulan tambahan untuk nilai rupiah.

“Jadi sentimen negatif jika turun. Saya prediksikan cadangan devisa akhir April 2018 ini menjadi 123 miliar dolar AS,” ujarnya.

Hingga akhir Maret 2018, cadangan devisa Indonesia sebesar 126 miliar dolar AS atau turun 2,06 miliar dolar AS dari jumlah pada Februari 2018. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ