Rupiah Menguat Menjadi Rp14.330 Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (9/7) sore, ditutup menguat sebesar 45 poin menjadi Rp14.330 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.375 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin (9/7), mengatakan melemahnya beberapa data ekonomi AS membuat rupiah kembali menguat.

Kekhawatiran akan terjadi perang dagang terimbangi dengan adanya rilis penambahan lapangan pekerjaan AS sebanyak 213 ribu di atas perkiraan 195 ribu.

“Selain itu, juga dibarengi dengan rilis meningkatnya angka pengangguran dan pertumbuhan angka penghasilan atau gaji yang di bawah ekspektasi. Rilis data-data ketenagakerjaan yang kontra tersebut membuat anggapan The Fed akan menunda menaikan tingkat suku bunganya,” ujar Reza.

Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, pergerakan rupiah mampu bergerak positif, bahkan melampaui target resisten Rp14.395 menuju ke Rp14.365-Rp14.363 per dolar AS meski masih ada kekhawatiran pasar terhadap imbas perang dagang yang dapat meningkatkan permintaan atas mata uang “safe haven”.

Di sisi lain, sejumlah mata uang lainnya terlihat menguat setelah pelaku pasar menahan diri terhadap dolar AS jelang dirilisnya data-data ketenagakerjaan.

Bahkan berkebalikan dengan kekhawatiran yang terjadi di dalam negeri, sejumlah mata uang lainnya pun juga terlihat menguat terhadap Yuan China seiring kekhawatiran adanya perang dagang dapat menghalangi akselerasi pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Akibatnya Rupiah pun di pasar spot valas ikut terimbas naik seiring dengan pelemahan Yuan dan Dolar.

Dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin, tercatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp14.332 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.409 per dolar AS.

Senada dengan Rupiah, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup?menguat 112,46 poin atau 1,97 persen menjadi 5.807,38.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 21,48 poin (2,4 persen) menjadi 916,86. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.