Rupiah Melemah Tembus Rp14.010

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (21/6) pagi tercatat melemah 78 poin menjadi Rp14.010 per dolar AS pada perdagangan perdana pasar valas usai libur panjang Idul Fitri.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan bahwa perkembangan nilai tukar rupiah masih akan bergerak mendatar.

“Tampaknya belum terlalu merespons rencana Bank Indonesia untuk kembali menaikkan tingkat suku bunga acuannya,” kata dia.

Di sisi lain, penguatan dolar AS tertahan dengan adanya kenaikan pada yuan, di mana otoritas moneter setempat memberikan toleransi atas penguatan mata uang China tersebut.

Kebijakan tersebut dilakukan setelah meningkatnya kekhawatiran terjadi perang dagang antara AS dan China, yang kemudian meningkatkan permintaan mata uang negara suaka pajak (safe haven).

Reza menilai pergerakan rupiah cenderung akan bergerak “sideways” menyusul belum adanya sentimen baru yang mampu membuat pergerakan rupiah secara signifikan.

Ia berpendapat pelaku pasar tampaknya masih dalam posisi menunggu dan mencermati (wait and see) terhadap sentimen yang ada.

Namun demikian, tetap mewaspadai jika potensi pelemahan kembali terjadi. Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp13.927 per dolar AS dan resisten Rp13.918 per dolar AS. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi