Rupiah Makin Terpuruk, Hari ini Dibuka Rp14.652 per Dolar AS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pelemahan nilai tukar rupiah terus berlanjut. Pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (24/8), nilai tukar rupiah terjun di Rp14.652 per dolar AS, kembali melemah tipis 14 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin.

Memantau pembukaan perdagangan valuta asing di Jakarta, nilai tukar dolar AS langsut melesat tajam ke posisi Rp 14.652. Selang beberapa saat, melemah kembali ke Rp 14.655 per dolar AS. Nilai tukar pagi ini menjadi yang tertinggi sepanjang tahun 2018.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, mengatakan penguatan dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia, termasuk rupiah didorong oleh ketidakpastian terhadap isu perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Pertemuan kedua belah pihak yang terjadi belum menghasilkan sesuatu yang berarti untuk menyelesaikan permasalahan perang dagang,” katanya.

Pasca pertemuan itu, lanjut dia, mata uang yuan Tiongkok terdepresiasi terhadap dolar AS. Pelemahan itu berdampak negatif terhadap pergerakan mata uang rupiah.

“Rupiah kemungkinan bergerak di kisaran level Rp14.600-Rp14.690 per dolar AS,” katanya.

Analis Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan sebagai mata uang safe haven, dolar AS mendapatkan keuntungan dari ketakutan dari gejolak dagang internasional.

Ia menambahkan investor saat ini juga sedang fokus pada pidato ketua the Fed Jerome Powell pada pekan ini. The Fed dapat terus menaikan suku bunga selama ekonomi AS terus tumbuh.

“Jika pasar mengkonfirmasi kenaikan itu, maka dolar AS dapat terus menguat,” tukasnya.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menegaskan akan kembali terjun ke pasar untuk melakukan intervensi mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

“BI akan terus melakukan intervensi untuk menahan pelemahan rupiah,” ungkap Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah di Jakarta, Jumat (24/8).

Menurut Nanang, pelemahan nilai tukar rupiah lebih disebabkan meningkatnya pembelian dolar AS oleh para importir, ditambah dengan ketidakpastian adanya isu perang dagang antara AS dan China. (ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.