Perdagangan Indonesia Defisit, Menkeu: Dorong Ekspor dan Arus Modal

0
44
sri mulyani
Sri Mulyani. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan defisit neraca perdagangan merefleksikan kebutuhan bahan baku maupun barang modal di dalam negeri yang dibutuhkan untuk produksi.

“Kalau impornya dalam bentuk bahan baku dan barang modal, maka dia merupakan suatu indikator yang cukup sehat dari sisi industri manufaktur maupun investasi,” kata Sri Mulyani di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Kamis (15/2).

Pernyataan Sri Mulyani tersebut menanggapi neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit 676,9 juta dolar AS pada Januari 2018.

“Kalau kita melihat dari sisi komponennya, memang (defisit) ini akan selalu menjadi sesuatu yang perlu dijaga,” ucap dia.

Sri Mulyani juga mengatakan kemampuan untuk mendorong ekspor dan meningkatkan arus masuk modal di Indonesia menjadi penting supaya defisit yang berasal dari impor tidak menimbulkan persepsi mengenai risiko eksternal.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan peningkatan harga migas menjadi salah satu penyebab penambahan nilai impor.

Ia mengatakan bahwa kebijakan yang akan diambil untuk menekan defisit perdagangan adalah melalui upaya peningkatan ekspor.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Januari 2018 mencapai 14,46 miliar dolar AS sementara impor pada periode yang sama mencapai 15,13 miliar dolar AS.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan nilai ekspor Indonesia Januari 2018 menurun 2,81 persen dibanding ekspor Desember 2017. Sementara dibanding Januari 2017 meningkat 7,86 persen.

Kemudian, impor Indonesia pada Januari 2018 meningkat 0,26 persen dibandingkan Desember 2017. Namun, jika dibandingkan dengan Januari 2017, kenaikannya mencapai 26,44 persen.

Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku dan barang modal selama Januari 2018 mengalami peningkatan dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya masing-masing 32,98 persen, 24,76 persen, dan 30,90 persen. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Tergeletak di Jalan, Pelajar SMA di Kota Langsa Ditemukan Meninggal

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID - Seorang pelajar SMA ditemukan meninggal dunia di Dsn. Makmur Gampong Baroh Langsa Lama Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh, Rabu...

Terima Zohri di Istana, Presiden Jokowi: Dia Orang Besar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Akhirnya juara dunia lari 100 meter U-20, Lalu Muhammad Zohri bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertemuan Zohri dengan Presiden yang berlangsung di Istana...
rupiah

Rupiah Makin Mengkhawatirkan, Hari ini Terjerembab di Rp14.422

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (19/7) sesi pembukaan pagi kembali turun 8 poin, menjadi Rp14.422 per dolar...
Idrus Marham

Idrus Marham Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap PLTU Raiu-1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (19/7) memeriksa Menteri Sosial, Idrus Marham, sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait...

Presiden Jokwi dan Wapres JK Jenguk SBY di RSPAD Gatot Subroto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjenguk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, hari ini,...