Pembukaan Perdagangan Akhir Bulan, Rupiah Kembali Terpuruk di Rp14.700-an


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pembukaan perdagangan antarbank di Jakarta, Jumat (31/8), nilai tukar rupiah kembali terpuruk. Rupiah yang dalam beberapa hari ini sempat menguat, kini kembali jatuh di Rp14.630 perdolar AS.

Dibandingkan dengan penutupakan perdagangan Kamis kemarin, nilai rupiah terkoreksi 12 poin dari sebelumnya Rp14.618 perdolar AS.

Anjloknya nilai tukar rupiah terus berlangsung hingga pukul 9.00 WIB. Pantauan SERUJI di situs perdagangan bloomberg, dolar sudah diperdagangkan di Rp14.710 perdolar AS.

Diperkirakan Rupiah akan terus melemah di perdagangan hari ini, seiring dengan kembalinya menguatnya USD, akibat data-data ekonomi baru yang dikeluarkan pemerintah AS.

Data yang dikeluarkan Departemen Perdagangan AS, pendapatan pribadi AS meningkat 54,8 miliar dolar AS atau 0,3 persen pada Juli, sejalan dengan konsensus pasar, Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Kamis (30/8).

Pada Juli, disposable personal income AS atau penghasilan pribadi setelah dikurangi pajak langsung atau dikenal pula dengan penghasilan pribadi yang siap dibelanjakan, meningkat 52,5 miliar dolar AS atau 0,3 persen, dan belanja (pengeluaran) konsumsi pribadi meningkat 49,3 miliar dolar AS atau 0,4 persen.

Semua data tersebut, membuat investor tumbuh kepercayaan kembali pada USD dan memperkuat nilai tukar Dolar terhadap sejumlah mata uang negara lain. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close