Inflasi Pekan Kedua Oktober Dipicu Naiknya Harga Cabe dan Beras

0
85
Pedagang cabe merah
Pedagang cabai merah (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menurut Bank Indonesia (BI), pada pekan kedua bulan Oktober 2017 terjadi kenaikan harga atau inflasi senilai 0,08%. Hal tersebut berdasarkan hasil survei pantauan harga yang dilakukan oleh BI. Namun nilai inflasi tersebut, lebih tinggi dibanding minggu pertama yang hanya 0,03%. Meski begitu, level inflasi ini masih di bawah Oktober tahun lalu yang sebesar 0,14%.

“Sejauh ini hingga minggu kedua (inflasi) 0,08% (month to month/mtm). Inflasi masih terkendali,” kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, seperti dilansir dari Antara, Jum’at (20/10).

Mirza menambahkan bahwa inflasi secara tahunan (year on year/yoy) bakal berkisar 3,6-3,7%.

Loading...

Mirza masih optimis bahwa inflasi akan terus terkendali, agar tercapai target inlfasi tahun ini mencapai nilai 3-5%.

“Secara tahunan masih sesuai dengan ekspektasi BI,” tambah Mirza.

Menurut prediksi Mirza, inflasi setahun ini di bawah 4%.

Sebelumnya, menurut Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dodi Budi Waluyo menjelaskan bahwa penyebab inflasi pada Oktober ini yaitu kenaikan harga beras dan cabe merah. Namun lain halnya dengan bawang merah dan bawang putih tercatat mengalami penurunan harga atau deflasi.

Seiring pencapaian inflasi yang rendah tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan optimistis pemerintah bisa mengupayakan agar inflasi terus dalam tren penurunan ke depan. Inflasi bakal diupayakan hanya 2-3% pada 2-3 tahun mendatang, lalu menjadi 1,5-3,5% pada 3-4 tahun mendatang.

Menurut Darmin, penyebab rendahnya inflasi tahun ini adalah berkat terkendalinya inflasi dari komponen pangan bergejolak (volatile food) dan inflasi inti (core inflation).

“Walaupun administered price (harga-harga yang diatur pemerintah) cukup tinggi, tapi volatile food dan core inflation rendah,” ungkap Darmin. (Jarot/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama