Hindari Jadi Korban Investasi Ilegal dengan Memahami Ini

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan mengingatkan masyarakat untuk memahami legalitas dan alasan logis yang ditawarkan perusahaan tertentu untuk mencegah menjadi korban investasi ilegal.

“Setiap kegiatan usaha yang menawarkan investasi harus ada izinnya dan logis,” kata Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing di Denpasar, Minggu (15/10).

Tongam yang juga sekaligus sebagai Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi itu mengatakan sebelum berinvestasi, masyarakat perlu memastikan legalitas perusahaan termasuk izin usaha yang ditawarkan.

Saat ini lanjut Tongam berdasarkan kasus yang dilaporkan masyarakat, banyak perusahaan tertentu yang memiliki izin prinsip atau pendirian, namun belum tentu memiliki izin usaha yang ditawarkan misalnya izin untuk investasi.

Adapula perusahaan yang memiliki izin perdagangan tetapi menghimpun dana masyarakat sehingga legalitas tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Langkah sederhananya yakni mempertimbangkan secara logika terutama menyangkut imbal hasil yang besar dan didapatkan secara instan.

Modus investasi yang tidak masuk akal itu biasanya dengan mengiming-iming masyarakat dengan bunga tinggi.

Tawaran suku bunga tinggi itu ada yang 50 persen per bulan hingga 10 hingga 30 persen per tujuh hari.

Iming-iming tinggi itu kerap menjebak masyarakat ikut tertarik berinvestasi. Mereka tidak hanya berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah tetapi juga menengah ke atas dan berpendidikan tinggi.

Tongam lebih lanjut mengatakan selama periode Januari-September 2017 pihaknya telah menghentikan kegiatan 48 entitas yang melakukan kegiatan ilegal.

Pihaknya memprediksi total kerugian masyarakat dari investasi ilegal dari tahun 2007 hingga 2017 diperkirakan mencapai Rp105 triliun. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER