Ekonom: Perbankan Perlu Waktu Naikkan Bunga Kredit

0
12
Uang Rupiah
(Ilustrasi)

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudistira Adhinegara menilai perbankan tidak akan segera menaikkan bunga kredit karena memerlukan transisi tiga hingga lima bulan setelah BI menaikkan suku bunga acuan.

“Likuiditas bank yang cukup turut membuat suku bunga kredit di bank tidak langsung dinaikkan mengingat masih ada jarak cukup panjang,” kata Bhima Yudistira Adhinegara di Denpasar, Jumat (18/5).

Menurut Bhima, ada beberapa indikator yang membuat bank diyakini tidak akan langsung menaikkan suku bunga kredit.

Dia menjelaskan modal bank modal masih cukup kuat yakni ditunjukkan dengan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 22,6 persen.

Saat ini, lanjut dia, perbankan juga lebih banyak berinvestasi melalui instrumen surat utang karena bunga yang ditawarkan juga lebih menarik dibandingkan bunga kredit.

Dengan kondisi itu, ia optimistis bank tidak langsung menaikkan suku bunga kredit sehingga debitur diimbau tidak terlalu panik dan khawatir.

Setelah beberapa waktu bertahan pada posisi 4,25 persen, Bank Indonesia akhirnya menaikkan suku bunga acuan, BI seven days reverse repo rate sebesar 25 basis poin.

Kenaikan suku bunga acuan bank sentral Indonesia itu tercatat dari 4,25 persen menjadi 4,5 persen yang berlaku mulai 18 Mei 2018.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat Dewan Gubernur BI 16-17 Mei 2018 di Jakarta sebagai upaya bank sentral menjaga stabilitas ekonomi Indonesia termasuk moneter di tengah situasi ekonomi global yang saat ini berfluktuasi. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan meringkus tersangka, yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, setelah lebih dari dua tahun...
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Israel Akan Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID - Menteri Pertahanan Israel pada Kamis (24/5) mengatakan berencana meminta persetujuan untuk pembangunan sekitar 2.500 rumah baru sebagai permukiman Yahudi di Tepi...
ott, korupsi

KPK Periksa Bupati Buton Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat bersama enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba...

Thailand Rebut Angka Pertama Atas Indonesia di Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim Thailand merebut angka pertama atas Indonesia pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber melalui pemain...

Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat menyebutkan angka kurang gizi di wilayah itu masih tergolong tinggi. "Masih tinggi prevalensi kurang gizi di NTB,...