Bursa Saham Jerman dan Prancis Turut Melemah Jelang Akhir Pekan

FRANKFURT, SERUJI.CO.ID – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada Kamis (9/11) waktu setempat atau Jumat (10/11) WIB, dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 199,86 poin atau 1,49 persen, menjadi 13.182,56 poin.

Perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan sahamnya jatuh 10,28 persen.

Diikuti oleh saham produsen semikonduktor Infineon Technologies dan produsen pakaian dan perlengkapan olahraga Adidas, yang masing-masing kehilangan 5,28 persen dan 5,01 persen.

Di sisi lain, Commerzbank membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 1,11 persen.

Diikuti oleh saham Deutsche Bank dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing turun 0,89 persen dan 0,68 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 503,09 juta euro (585,09 juta dolar AS).

Sementara itu saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada Kamis (9/11), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris jatuh 1,16 persen atau 63,68 poin, menjadi 5.407,75 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, sebanyak 34 saham mengalami penurunan harga.

Produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, Stmicroelectronics, anjlok 5,64 persen, merupakan pencetak kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional Luxembourg, Arcelormittal, yang kehilangan 3,40 persen, serta perusahaan jasa profesional dan konsultan bisnis multinasional Prancis, Cap Gemini, turun 3,04 persen.

Sementara itu, LafargeHolcim, produsen bahan bangunan multinasional Prancis-Swiss, naik 0,67 persen, merupakan peraih keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan utilitas listrik multinasional Prancis, Engie S.A., yang menguat 0,64 persen, serta peritel multinasional Prancis, Carrefour, naik 0,59 persen. (Xinhua/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER