BPK Bantah Laporkan Tiga Penyidik KPK ke Polda

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI membantah telah melaporkan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Polda Metro Jaya sebagaimana diberitakan di banyak media massa.

“Secara institusi, BPK RI tidak pernah melaporkan tiga penyidik KPK yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut,” kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK R Yudi Ramdan Budiman dalam pernyataan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

Pemberitaan di media massa pada 30 dan 31 Oktober 2017 menyebutkan ada pelaporan atas penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Polda Metro Jaya.

BPK menyatakan, pihaknya memang memiliki auditor bernama Arief Fadillah yang bertugas di Auditorat Keuangan Negara VI, dan pernah dipanggil KPK untuk dimintai keterangan. Namun, yang bersangkutan bukan Arief Fadillah yang diberitakan telah melaporkan penyidik KPK ke Polda Metro Jaya.

Selain itu, dari tiga penyidik KPK yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya, hanya satu yang merupakan pegawai BPK dan sedang dipekerjakan di KPK yaitu saudara Ario Bilowo.

“Terakhir, informasi yang kami terima, pelaporan ke Polda dilakukan oleh orang yang tidak terkait dengan BPK secara institusi,” kata Yudi.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah meningkatkan status perkara laporan terhadap tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dari penyelidikan ke penyidikan.

Ketiga penyidik KPK yang dilaporkan itu yakni Ario Bilowo, Arend Arthur Duma, dan Edy Kurniawan. Pelapor yang mengadukan ketiga penyidik KPK itu bernama Ikham Aufar Zuhairi dan Arief Fadillah dengan tuduhan Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Argo menyebutkan ketiga penyidik KPK yang menjadi terlapor tersebut tercatat sebagai pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sejauh ini, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa enam saksi terkait pelaporan tersebut. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KAHMI untuk NKRI

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER