Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi “kartu kuning” kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia saat unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Riau, Pekanbaru, Kamis (22/2) petang.

Aksi turun ke jalan ratusan BEM se-Indonesia tersebut, untuk menyuarakan penolakan terhadap Undang-Undang MD3 yang diketuk palu oleh DPR RI pada sidang paripurna, beberapa waktu lalu. Mereka minilai UU MD3 telah menciderai nilai-nilai demokrasi dengan maksud membungkam rakyat.

“Anggota dewan bukan lagi milik rakyat, mereka hanya mengedepankan kepentingan individu dan kelompok mereka saja. UU MD3 menjadi bukti kepentingan mereka sendiri dan partai politiknya, produk hukum yang dibuat berusaha membungkam rakyat,” kata Zaadit Taqwa.

Nama Zaadit Taqwa tengah menjadi sorotan, karena aksinya memberikan kartu kuning kepada Presiden Jokowi saat kegiatan Dies Natalis Ke-68 UI di Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:  Pilkades Serentak di Kabupaten Bengkalis Berjalan Lancar

Kartu kuning diberikan Zaadit sebagai bentuk peringatan atas berbagai masalah yang terjadi di dalam negeri, diantaranya yang menjadi sorotan BEM UI yakni isu gizi buruk di Asmat, isu penghidupan kembali dwifungsi Polri/TNI, dan penerapan peraturan baru organisasi mahasiswa. Aksi itupun, mendapat tanggapan dari Orang nomor satu di Indonesia.

Mahasiswa menganggap para Wakil rakyat telah memanfaatkan kewenangan untuk kepentingan segelintir orang. UU MD3 yang disahkan, menjadi lonceng kematian bagi demokrasi.

“Kami hanya ingin Wakil Rakyat (DPRD Riau) turun. Jumpai kami mahasiswa. Kita diskusikan UU MD3 yang menjadi lonceng kematian demokrasi, jangan jadi Wakil rakyat yang antikritik, mengangkangi kebebasan masyarakat,” kata Perwakilan BEM, Rizaldo.

Ratusan massa dari perwakilan demo di Depan Gedung DPRD meblokir Jalan Sudirman, dengan membakar ban, akibatnya arus lalu lintas sementara dialihkan.

BACA JUGA:  Jelang Hari Pahlawan, KODIM 01/04 Aceh Timur Ziarah di TMP Langsa

Unjuk rasa tersebut dikawal ketat oleh ratusan aparat hukum gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, anggota TNI, dan Satpol PP.

Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Riau Suhardiman Amby turun menyambut rekan-rekan mahasiswa.

“Kita terima kehadiran kawan-kawan mahasiswa, apa yang disampaikan akan kami teruskan ke pusat,” sebut Noviwaldy Jusman.

Diakhir unjuk rasa, ratusan mahasiswa membuat pernyataan sikap yang diteken perwakilan mahasiswa dan disaksikan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman.

Ada tiga poin dalam pernyataan sikap tersebut, yakni menolak UU MD3, menolak realisasi MD3 serta meminta dewan membuat produk hukum berpihak pada rakyat. Pernyataan sikap menjadi rangkaian dalam penutupan Munas BEM ke-II di Kota Pekanbaru, Riau. (Ant/SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Pajak Turun Jadi 1%, Inilah 4 Lokasi Hunian Mewah yang Diincar Konglomerat di Jakarta

Pemberlakuan aturan baru tentang pajak hunian mewah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019, digadang-gadang dapat memberikan angin segar terhadap penjualan properti khususnya di segmen atas. Aturan baru tersebut merevisi harga ambang rumah mewah dari Rp 20 miliar menjadi 30 Miliar per unit. Kemudian juga menurunkan tarif untuk pajak barang mewah dari 5% menjadi 1%.

Hindari Terjadinya Rush Money, Pakar Keamanan Minta Bank Mandiri Segera Pulihkan Sistem

Pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr Pratama Persadha menyarankan agar Bank Mandiri segera memulihkan sistem guna mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik