Warga Laporkan Pengurangan Jatah Raskin ke Dinsos

BENGKULU, SERUJI.CO.ID – Belasan warga Desa Rawa Indah mendatangi kantor Dinas Sosial Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu melaporkan pengurangan jatah beras sejahtera (rastra) yang diterima warga dari kepala desa setempat.

“Kami melaporkan tindakan kepala desa yang mengurangi jatah beras miskin untuk warga di Rawa Indah,” kata Nurdin, salah seorang warga yang mendatangi Kantor Dinas Sosial setempat, Senin (9/4).

Ia mengatakan warga kurang mampu di desa itu seharusnya mendapat jatah rastra sebanyak 10 kilogram per bulan.

Akibat kebijakan sepihak kepala desa yang membagikan rastra secara merata ke seluruh warga desa, warga rumah tangga sasaran (RTS) rastra pun merasa dirugikan.

“Beras sebanyak 10 kilogram per bulan itu adalah hak kami, tapi oleh kades dibagi rata ke seluruh penduduk akhirnya kami dirugikan,” ucapnya.

Pembagian beras untuk periode Januari hingga April 2018, warga penerima rastra sebanyak 163 kepala keluarga hanya menerima sebanyak 2 kilogram per bulan Kondisi ini pun dikeluhkan dengan mendatangi Kantor Dinsos untuk melaporkan kebijakan kades yang merugikan mereka.

Kepala Bidang Sosial Dinsos Seluma, Herman Susanto mengatakan beras yang diterima warga mulai Mei 2018 akan sesuai dengan jatah yang diperuntukkan bagi warga.

“Beras yang diterima warga harus sesuai peruntukan yaitu 10 kilogram per bulan,” ucapnya.

Terkait perubahan nama warga yang menerima rastra menurut dia dapat dimusyawarahkan dengan kepala desa. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Negeri Bohong

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER