Warga Jambi Tangkap Ular Piton Pemangsa Unggas

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Warga Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muarojambi berhasil menangkap seekor ular piton berukuran 3,5 meter dalam kondisi hidup dari sebuah kandang ayam penduduk setempat.

“Ular piton itu memiliki bobot 100 kilogram ditangkap dari kandang ayam milik Ahmad setelah memangsa hewan unggas warga sekitar,” kata Japri warga Mendalo Darat Muarojambi, Senin (21/5).

Warga yang sudah resah dengan keberadaan ular piton itu, akhirnya berhasil menemukannya sekaligus meringkusnya dalam keadaan hidup.

Saat akan ditangkap, ular piton yang berada didalam kandang ayam itu masih keadaan lapar, sehingga sempat membuat warga kewalahan, karena sifat pemangsanya yang kuat dan juga agresif.

“Cukup sulit juga warga menangkap ular itu karena saat hendak ditangkap, ular ini belum sempat memangsa baru sekedar melilit ayam itu, makanya ular ini agak agresif karena keadaan lapar,” kata Japri.

Untuk menaklukan ular berukuran besar itu, butuh beberapa orang untuk mengangkat ular piton itu dari kandang ayam milik Ahmad. Setelah ditangkap, ular piton itu juga mulutnya langsung dililit lakban oleh warga agar tidak menggigit.

Selain itu ular piton ini juga rencananya akan dijual dipasaran oleh warga.

Tidak hanya ayam, Japri juga mengatakan beberapa hewan ternak seperti kambing, ataupun kucing peliharaan warga juga sering hilang misterius yang diduga ular piton itu yang memangsanya.

“Kita menduga masih banyak ular-ular sejenis itu yang masih berada disekitaran sini, karena kondisi daerah sini juga masih rawa-rawa,” kata Japri.

Warga merasa ular-ular jenis piton itu yang selalu memangsa hewan-hewan ternak warga di sana, seperti kambing dan kucing peliharaan warga lainnya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER