Wali Kota Batam Libatkan KPK dalam Pernikahan Putrinya

BATAM, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Batam Kepulauan Riau, Muhammad Rudi melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengantisipasi adanya praktik gratifikasi dalam rangkaian acara pernikahan putrinya, Fiqih Amylia.

“Wali Kota pribadi sudah melapor ke KPK,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefriden di Batam, Kamis (29/3).

Akad nikah putri Wali Kota Batam, Fiqih Amylia dengan Isa Imam Syahroni diselenggarakan pada Kamis (29/3) malam, resepsi pernikahan pada Sabtu (31/3) di kediaman Wali Kota.

Resepsi pernikahan digelar dengan konsep pesta rakyat dengan mengundang warga kota.

Sekda menyampaikan, Wali Kota telah mengumumkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membawa hadiah atau bingkisan apa pun saat menghadiri akad, maupun resepsi pernikahan putrinya.

“Laporan keuangan juga sudah diserahkan oleh Pak Wali langsung,” kata dia.

Sekda juga memastikan Wali Kota tidak menerima sumbangan apa pun untuk kebutuhan pesta putrinya.

“Tidak ada sumbangan, tidak menerima apa pun, meskipun ada batas nilai gratifikasi. Semua menggunakan uang Pak Wali,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam, Yudi Admaji menyatakan Wali Kota mengundang seluruh masyarakat untuk hadir di pesta rakyat resepsi pernikahan putrinya.

Pernikahan menggunakan adat Melayu lengkap, mulai dari gantong-gantong, berandam dan bertangas, mandi tolak bale, malam berinai, khataman Quran, hantaran, akad nikah, meyembah orang tua, tepuk tepung tawar, bersanding, berarak hingga mandi sampat.

Ia mengakui, terdapat dua waktu resepsi, pertama yang digelar di kediaman pada Sabtu (31/3) mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB, kemudian dilanjutkan di hotel pada malamya.

“Yang di hotel memang dibatasi, karena disesuaikan dengan kapasitas hotel, sebanyak 1.200 undangan,” kata dia.

Resepsi di hotel akan dimeriahkan dengan upacara pedang pora, mengingat Fiqih Amylia adalah lulusan STPDN, dan pasangannya lulusan Akademi Polisi.

“Pedang Pora dipimpin langsung Kapolda Kepri,” kata dia.

Sedangkan untuk resepsi di rumah, ia mengatakan panitia menyiapkan 30.000 hingga 40.000 porsi makanan untuk masyarakat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ