UNBK Rejang Lebong Tertunda Akibat Gangguan Jaringan Internet

REJANG LEBONG, SERUJI.CO.ID – Pelaksanaan UNBK tingkat SMA sederajat di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu pada hari pertama pelaksanaannya sempat tertunda beberapa saat akibat adanya gangguan jaringan internet.

Ketua musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMA Rejang Lebong, Hamdan Mahyudin di Rejang Lebong, Senin (9/4), mengatakan akibat gangguan internet itu pelaksanaan UNBK di tiga SMA sempat tertunda hingga 30 menit.

“Ada tiga SMA yang melaksanakan UNBK terpaksa mundur dari jadwal yang sudah ditentukan karena jaringan internetnya mengalami gangguan, tetapi alhamdulillah 30 menit kemudian jaringan internetnya bagus dan bisa tersambung ke server UNBK di pusat,” katanya.

Adapun tiga sekolah yang melaksanakan UNBK dan sempat terganggu jaringan internet ini ialah SMAN 6 Rejang Lebong, SMAN 11 Rejang Lebong dan SMAN 13.

Jumlah SMA dan MA yang melaksanakan UNBK di Kabupaten Rejang Lebong pada tahun ini sebanyak 22 sekolah dengan rincian 13 SMA negeri ditambah satu MA negeri dan delapan SMA/MA swasta, dengan jumlah peserta sebanyak 2.354 siswa.

Dari 22 sekolah SMA dan MA yang melaksanakan UNBK kali ini tercatat enam sekolah yang masih menumpang di sekolah lain karena belum memiliki sarana dan prasarana pendukungnya.

Keenam sekolah ini antara lain SMAN 7 yang menumpang di SMKN 2 Rejang Lebong. Kemudian SMAN 11 menumpang di SMKN 5 Rejang Lebong.

Kemudian SMAN 13 menumpang di SMKN 5 Rejang Lebong, SMA Muhamadiyah Rejang Lebong yang menumpang di MTs Kampung Delima. SMA Taman Siswa dan SMA PGRI Rejang Lebong menumpang di SMKN 1 Rejang Lebong, serta MA Miftahul Jannah menumpang di MTs Nurul Kamal, Kecamatan Selupu Rejang.

“Berdasarkan laporan dari petugas pengawas di masing-masing sekolah pelaksanaan UNBK hari pertama ini berlangsung lancar, tidak ada pemadaman listrik maupun gangguan internet,” kata Hamdan Mahyudin. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi