Tim Rescue PKPU HI Sumut Respon Banjir Bandang Madina

MADINA, SERUJI.CO.ID – Pasca terjadinya banjir bandang di Mandailing Natal, Jum’at (15/10) lalu, Tim Rescue PKPU Human Initiative (PKPU HI) Sumatera Utara segera bergerak memberi respon bantuan.

“Kami bantu mengevakuasi mayat. Kebanyakan anak-anak hanyut di sungai,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU HI, Mardi Sahendra.

Bencana yang terjadi di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut tersebut telah menelan 17 jiwa diantaranya 12 orang anak SD dan 5 orang dewasa. Sementara 7 orang lainnya luka–luka.

“Selain menelan korban jiwa, bencana ini juga telah memporakporandakan rumah penduduk. Ada 10 unit rumah hanyut dan 14 unit rusak parah tertimbun lumpur dan material kayu,” terang Mardi dalam laporannya.

Hingga hari ini (Selasa, 16/10) Tim Rescue PKPU HI Sumut bersama warga setempat masih melanjutkan aktivitas membersihkan puing-puing sisa bangunan dan batang pohon yang berserakan di jalan.

Adapun warga yang rumahnya dalam keadaan hanyut dan rusak parah terpaksa harus mengungsi di posko yang telah disediakan. Ada sekitar 70 KK lebih saat ini sedang membutuhkan bantuan.

“Mereka butuh makanan siap santap, sembako, obat-obatan, hygiene kit dan selimut untuk tinggal di pengungsian,” terang Mardi.

Menurut SK Bupati Mandailing Natal No. 360/0888/K/2018, masa tanggap darurat berlangsung selama 7 hari hingga 18 Oktober 2018. PKPU Human Initiative terus bergerak untuk memberi Solusi Peduli terhadap warga terdampak. (PKPU HI/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER