Tim Rescue PKPU HI Sumut Respon Banjir Bandang Madina

0
13
  • 8
    Shares

MADINA, SERUJI.CO.ID – Pasca terjadinya banjir bandang di Mandailing Natal, Jum’at (15/10) lalu, Tim Rescue PKPU Human Initiative (PKPU HI) Sumatera Utara segera bergerak memberi respon bantuan.

“Kami bantu mengevakuasi mayat. Kebanyakan anak-anak hanyut di sungai,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU HI, Mardi Sahendra.

Bencana yang terjadi di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut tersebut telah menelan 17 jiwa diantaranya 12 orang anak SD dan 5 orang dewasa. Sementara 7 orang lainnya luka–luka.

Loading...

“Selain menelan korban jiwa, bencana ini juga telah memporakporandakan rumah penduduk. Ada 10 unit rumah hanyut dan 14 unit rusak parah tertimbun lumpur dan material kayu,” terang Mardi dalam laporannya.

Hingga hari ini (Selasa, 16/10) Tim Rescue PKPU HI Sumut bersama warga setempat masih melanjutkan aktivitas membersihkan puing-puing sisa bangunan dan batang pohon yang berserakan di jalan.

Adapun warga yang rumahnya dalam keadaan hanyut dan rusak parah terpaksa harus mengungsi di posko yang telah disediakan. Ada sekitar 70 KK lebih saat ini sedang membutuhkan bantuan.

“Mereka butuh makanan siap santap, sembako, obat-obatan, hygiene kit dan selimut untuk tinggal di pengungsian,” terang Mardi.

Menurut SK Bupati Mandailing Natal No. 360/0888/K/2018, masa tanggap darurat berlangsung selama 7 hari hingga 18 Oktober 2018. PKPU Human Initiative terus bergerak untuk memberi Solusi Peduli terhadap warga terdampak. (PKPU HI/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU