Tiga Ruko di Simalungun Terbakar

SIMALUNGUN, SERUJI.CO.ID – Tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan Huta VI Pasar Pagi Nagori Perlanaan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (9/4), terbakar.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa dini hari. Kerugian material diperkirakan sebesar Rp210 juta.

Ketiga saksi korban, Winda Ramadhani (28), warga Nagori (Desa) Sidotani, membuka usaha kafe, Martin (44) warga Nagori Sidotani II dan Novelina Purba (35) warga Kampung Joaran menjual pakaian.

Saksi mata, Tomi (25) dan Edianto (48), melihat api dari bagian dapur ruko yang disewa Winda Ramadhani kira-kira pukul 00.45 WIB.

Api merembet ke ruko Martin yang terbuat dari bahan mudah terbakar, kayu, dan tripleks, kemudian ke ruko yang disewa Novelina Purba.

Api dapat dipadamkan oleh masyarakat sekitar dan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kecamatan Bandar, PT Lonsum Bah Lias, dan jajaran Polsek Perdagangan.

Kapolsek Perdagangan AKP Daniel Artasasta Tambunan mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyidikan, memeriksa para saksi, dan memasang garis polisi untuk mensterilkan TKP.

“Penyebab kebakaran masih kami dalami, informasi awal api dari dapur kafe, bisa jadi dari kompor,” kata Kapolsek. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER