Thomas Lembong: Sumbar Berpotensi Jadi “Bali” Baru yang Mendunia

PADANG, SERUJI.CO.ID – Daerah Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah potensi investasi wisata yang dapat mendunia. Hal ini disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Thomas Trikasih Lembong dalam sambutannya pada acara “Welcoming Dinner to All Regional Investment Forum Delegation”, di Kantor Gubernuran, Ahad (15/10) malam.

“Kita berharap akan muncul Bali-Bali baru yang mampu menyedot perhatian dunia terhadap kunjungan wisata di Indonesia,” kata Lembong.

Hadir dalam kesempatan itu utusan delegasi 15 negara, para investor asing peserta Regional Investment Forum (RIF), Gubernur Irwan Prayitno, Forkopimda, Wakil Gubernur Nasrul Abit, Bupati dan Walikota se-Sumatera Barat.

Thomas Lembong menjelaskan, saat ini di negara-negara kelas menengah tengah mengembangkan diri dalam memberikan pelayanan terhadap berbagai hal terhadap gaya hidup untuk berdarma wisata masyarakat dunia.

“Lihatlah China dengan penduduk terbesar di dunia, India, Asean yang sedang berbenah dalam pengembangan kunjungan wisata dunia,” ujar Lembong.

Tak terkecuali di Indonesia, kata Lembong, yang selama ini hanyalah dikenal Bali sebagai pusat wisata dunia di Indonesia, juga telah ada 10 Destinasi yang telah berkembang pesat.

“Manado yang dahulu tak ada apa-apanya setelah penyelenggaraan RIF tahun lalu telah ikut berkembang menjadi tujuan wisata indah di Indonesia,” ungkapnya.

Lembong berharap Sumatera Barat yang memiliki potensi ragam wisata yang cukup besar, pemandangan alam yang indah dengan lembah, gunung, danau, sungai, makanan kuliner yang enak dan lezat juga memiliki budaya yang luar biasa. Begitu banyaknya kawasan wisata di Sumatera Barat butuh sentuhan para investor dalam pengembangannya.

“Kita berkeyakinan suatu waktu Sumatera Barat akan mampu menjadi daya tarik wisata dunia,” tuturnya.

Gubernur Iwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan, potensi wisata Sumatera Barat sangat baik untuk dikembangkan, dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah dengan sebutan masyarakat Minangkabau menganut sistem kekerabatan matrilineal. Sistem matrilineal adalah suatu sistem yang mengatur kehidupan dan ketertiban suatu masyarakat yang terikat dalam suatu jalinan kekerabatan dalam garis ibu.

1 KOMENTAR

  1. Waduh..jangan sampai lah. Hilang nanti nilai2 adat basandi sara, sara basandi kitabullah. Apa pula bangganya jadi negeri mendunia karena kebebasannya mengumbar aurat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

TERPOPULER