close

Terkait Dicabutnya Beasiswa Mahasiswi IPB, Ombudsman: Alasan Disdik Simalungun Tidak Masuk Akal

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Ombudsman RI Perwakilan Sumut menilai alasan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Simalungun terkait penghentian beasiswa mahasiswi IPB, Arnita Rodelina Turnip (21) aneh dan tidak masuk akal.

Hal ini disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, usai bertemu Kadisdik Simalungun, Resman Saragih; mantan Kadisdik Simalungun saat penghentian beasiswa, Lurinim Purba; dan ibu Arnita, Lisnawati Manik. Pertemuan digelar di kantor Ombudsman Sumut di Medan hari ini, Selasa (31/7).

“Mereka (Kadisdik) tidak bisa menjelaskan secara administrasi penghentian itu secara jelas,” kata Abyadi.

Saat Ombudsman menanyakan alasan penghentian beasiswa tersebut, lanjut Abyadi, Kadisdik Resman Saragih berasalan putus kontak dengan Arnita.


“Alasan pertama yang disampaikan, yakni putus kontak. Kadisdik Simalungun Resman Saragih mengaku tidak bisa menghubungi dan menemui Arnita setelah semester pertama. Padahal, mereka membutuhkan surat permohonan dan nomor rekening Arnita sebagai syarat pengiriman beasiswa,” terangnya.

Menurut Abyadi, alasan ini tidak masuk akal. Berdasarkan informasi yang Onbudsman terima, Arnita terus berkomunikasi dengan ibunya, Lisnawati. Gadis berusia 21 tahun itu pun juga kerap menghubungi pihak Dinas Pendidikan. Apalagi, Arnita selalu berhubungan dengan mahasiswa IPB lain yang juga penerima beasiswa utusan daerah (BUD) Pemkab Simalungun.

Baca juga: Diduga Karena Mualaf, Mahasiswi IPB Ini Dicabut Beasiswanya oleh Pemkab Simalungun

“Nggak mungkin nggak bisa dijumpai. Mei 2016, mereka sesama angkatan ada pertemuan. Komunikasi dengan koordinator angkatan penerima beasiswa bisa. Masa mereka (Disdik) nggak bisa komunikasi. Kan aneh,” ujar Abyadi.

Abyadi lalu mempertanyakan alasan pengajuan surat permohonan yang tidak dilakukan Arnita. Dalam penjelasan Kadisdik, penerima BUD Pemkab Simalungun disebut harus mengajukan surat permohonan setiap semester.

Namun, dalam pengakuannya, Arnita mengaku tidak mengetahui persyaratan itu. Dia pun tidak pernah membuat surat permohonan itu, termasuk saat semester 1 ketika dia masih menerima beasiswa.

“Berarti kan nggak sinkron. Makanya dugaan kami, jangan-jangan ini alasan rekayasa. Saya minta aturannya yang menyebut itu. Nggak ada. Jangan-jangan aturan itu baru dibuat kemarin,” kata Abyadi.

Abyadi berharap, Pemkab Simalungun dapat kembali melanjutkan pemberian beasiswa kepada Arnita. Dengan begitu, mahasiswi Departemen Kehutanan IPB itu dapat kembali aktif berkuliah.

“September ini Arnita sudah harus bayar uang kuliah. Pemkab Simalungun harus berpacu dengan waktu menyelesaikan itu,” tukasnya. (Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi