Terbatas Infrastruktur, 81 SMP di Batam Belum Laksanakan UNBK

BATAM , SERUJI.CO.ID – Sebanyak 81 Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah di Kota Batam Kepulauan Riau belum bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun ini, karena keterbatasan infrastruktur.

“UNBK, infrastruktur belum siap. UNBK hanya dilaksanakan sekolah yang sudah memiliki jaringan internet dan komputer,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Muslim Bidin di Batam, Rabu (7/2).

Berdasarkan data Disdik, dari 136 SMP/MTS negeri dan swasta, hanya 55 sekolah negeri dan swasta yang melaksanakan UNBK.

Dari 55 SMP sederajat yang melaksanakan UNBK, sembilan di antaranya sekolah negeri, yaitu SMPN 2 Batam, SMP 3 Batam, SMP 4 Batam, SMP 6 Batam, SMP 11 Batam, SMP 26 Batam, MTSN 1 Batam dan MTSN 2 Batam.

Sedangkan sekolah swasta, di antaranya SMPIT Ulil Albab, SMP Kartini I dan II, SMP Global Indo Asia, SMP Al Azhar, SMP Permata Harapan, MTS A Wasyilah, MTS Darul Falah dan MTS ISlamic Center Nahdatul Wathan.

“Kendalanya pengadaan komputer, kita ingin tahun depan lebih banyak lagi,” kata dia.

Dan dari 55 sekolah negeri dan swasta yang menyelenggarakan UNBK, sedikit di antaranya menumpang di sekolah lain, yaitu SMPN 2 Batam yang menumpang di SMAN 2 Batam, SMPS LAksamana di SMK Laksamana, MTS Al Wasliyah di MTSN 2 Batam, MTS Maarif Ya Husyana di MTS Iskandar Muda, SMP Kristen Basic 2 di SMP Kristen Basic, SMP Monte Sienna di SMA Monte Sienna.

“Yang lainnya tertulis,” kata Muslim Bidin.

Ia mengatakan Pemkot Batam berupaya meningkatkan pelaksanaan UNBK, hingga mencapai target Kementerian Pendidikan, sebanyak 75 persen dari seluruh sekolah.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyatakan terus berupaya meningkatkan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK.

“Bertahap, tahun ini beberapa sekolah,” kata dia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.

Muru’ah