Sumatera Barat – Riau Terputus

PAYAKUMBUH – Jalan Penghubungan Sumatera Barat – Riau sampai hari ini, Sabtu (4/3), terputus karena masih terdapat 8 titik longsor yang belum bisa dilewati. Longsor terjadi pada badan jalan di Nagari Koto Alam sebanyak 3 titik, Maek 3 titik dan Air Putih 2 titik. Alat berat masih terus bekerja memperbaiki jalan.

Akibat longsor tersebut, tujuh unit mobil diterjang dan diseret longsor di Jorong Polong Duo, Nagari Koto Alam. Terdapat korban nyawa dari penumpang mobil yang terseret tersebut.

Tim BPBD telah berhasil mengevakuasi empat jenazah yang tewas dalam kendaraan yang mobilnya terseret tanah longsor hingga terperosok masuk ke dalam jurang. Ke empat jenazah tersebut, saat ini telah berada di RSUD Adnan WD Kota Payakumbuh.

Diperkirakan, masih ada terdapat korban jiwa lagi yang masih belum sempat di evakuasi. Namun saat ini pihak BPBD dengan dibantu oleh pihak TNI/ Polri serta warga setempat masih berada di areal lokasi untuk melakukan upaya pencarian para korban lainnya.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kasat Lantas AKP Mas’ud Ahmad SiK menghimbau warga masyarakat Riau yang akan bepergian ke wilayah Sumbar maupun sebaliknya untuk melalui jalur alternatif ke wilayah Taluk Kuantan dan Kiliran Jao.

Tingginya curah hujan di wilayah Pangkalan Sumatera Barat dan Hulu Sungai Kampar telah menyebabkan banjir di wilayah Kec. Pangkalan Kab. Lima Puluh Kota Sumatera Barat hingga menggenangi badan jalan lintas Riau – Sumatera Barat sejak Jum’at, 3/3/2017 dini hari.

EDITOR: Harun S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.