SBY Batalkan Kunjungan ke LAM Riau, Ini Alasannya

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan membatalkan kunjungannya ke Lembaga Adat Melayu Riau yang semula dijadwalkan Senin (17/12) mendatang.

“Iya benar, kunjungan ke LAM Riau dibatalkan. Karena Pak SBY meminta kami fokus pada pemberian gelar adat kepada Presiden Jokowi dulu. Saya tentu menghormati keputusan beliau,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Harian LAM Riau Syahril Abubakar di Pekanbaru, Jumat (14/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, bersamaan dengan kunjungan SBY, Presiden RI Jokowi juga melakukan lawatan ke provinsi Riau pada Sabtu (15/12) dengan salah satu agendanya menerima gelar adat yang diberikan oleh LAM Riau.

Jokowi bakal seharian berada di Riau, sementara SBY melakukan kunjungan selama empat hari.

Baca juga: Dinilai Kebijakannya Bermanfaat, LAM Riau Akan Beri Gelar Adat Kepada Jokowi

Disinggung, apakah SBY diundang dalam pemberian gelar adat untuk Jokowi. LAM Riau mengatakan tidak mengundang SBY karena melihat SBY memiliki agenda lain.

Namun demikian, Syahril menegaskan SBY telah menjadi bagian dari LAM Riau karena sudah terlebih dahulu menerima gelar adat. Ia meminta SBY untuk bersilahturahim kapan saja ke LAM Riau.

“Pak SBY kan sudah menjadi bagian dari kita. Jadi kapan pun bisa bersilaturahim ke LAM Riau,” pungkasnya.

Selama empat hari di Pekanbaru, SBY beserta rombongan rencananya akan melakukan rangkaian kegiatan diantaranya pelantikan pengurus dewan pimpinan cabang (DPC) dan pembekalan caleg Partai Demokrat se-Riau, pelantikan paguyuban Pacitan, ramah tamah dengan masyarakat Pekanbaru, dan agenda lainnya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.