Satgas Berhasil Kendalikan Kebakaran Hutan di Meranti

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Riau menyatakan, kebakaran lahan gambut di Kabupaten Kepulauan Meranti, berhasil dikendalikan setelah sebelumnya sudah membakar ratusan hektare lahan di daerah pesisir Provinsi Riau itu.

“Kini sudah dilakukan ‘mopping up’ atau pendinginan api sisa yang dinilai berpotensi untuk terbakar lagi,” kata Wakil Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhula) Riau, Edwar Sanger di Pekanbaru, Selasa (27/2).

Sebelumnya, kebakaran yang tepatnya berlokasi di Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti itu sudah terjadi sejak akhir Januari.

Tim gabungan dari berbagai unsur TNI-Polri, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perusahaan dan masyarakat terus berusaha menuntaskan kebakaran lahan gambut di daerah itu.

Kabakaran di Kepulauan Meranti luasnya mencapai 213 hektare. Selain itu, kebakaran lahan di Dusun Sejati Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis juga sudah mulai bisa dikendalikan.

Tim dari Satgas Darat kini dalam proses “mopping up” (pendinginan api) sisa tim gabungan yang dipimpin oleh Komandan Ramil Bukit Batu. Pemadaman kini dilaporkan sudah tuntas.

Meski begitu, titik api Karhutla kembali muncul di daerah lain, yakni Kabupaten Siak, yang cukup merepotkan petugas pemadam kebakaran. Kebakaran lahan terjadi di Kampung Tuah indrapura Kecamatan Bunga Raya, dan Kampung Penyengat Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

“Akses titik api sulit, tidak dapat dilalui kendaraan,sehingga mobilisasi peralatan pemadam dibantu kendaraan warga,” kata Edwar.

Selain itu, kebakaran lahan gambut juga muncul di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Luas kebakaran saat dilaporkan diperkirakan berkisar 5,6 hektare. Personel Manggala Agni minim jumlah personel karena harus membagi regu ke lokasi kebakaran.

Luas lahan yang telah terbakar sejak 14 Januari hingga kini sejumlah sekitar 731,5 hektare. Penambahan luas kebakaran terjadi karena terjadi kebakaran di Desa Mesim Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis seluas sekitar 5 hektare, Kampung Penyengat Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak seluas 10 hektare.

Kemudian ditambah kebakaran lahan di Kampung Bunsur Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak seluas 6 hektare, dan Kampung Tuah Indrapura Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak seluas sekitar 30 hektare.

Sementara itu, BMKG Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa citra satelit pada Selasa (27/2) pagi menunjukkan nihil titik panas (hotspot) di seluruh Sumatera.

Terhitung sejak 19 Februari hingga 31 Mei 2018, Riau sudah berada pada status Siaga Darurat Karhutla. Pemerintah Provinsi Riau menetapkan kondisi ini karena pada awal tahun 2018 terjadi peningkatan jumlah titik panas dan luas Karhutla yang sangat naik signifikan.

Sementara itu, anggaran untuk operasi siaga darurat Karhutla yang dianggarkan BPBD Provinsi Riau pada APBD Riau 2018 mencapai Rp1.075.962.200. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam