Puluhan Pasangan di Lampung Ikuti Istbat Nikah Terpadu

WAYKANAN, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 76 pasangan di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, mengikuti istbat nikah terpadu yang diselenggarakan dalam rangka memeringati HUT ke-19 kabupaten tersebut.

Wakil Bupati Waykanan Edward Antony di Waykanan, Rabu (11/4), mengatakan, program yang digagas oleh Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia merupakan yang pertama dan menjadi program unggulan ke depan khususnya bidang kerohanian.

Program itsbat nikah terpadu, lanjut dia, sebagai dukungan Pemerintah Kabupaten Waykanan untuk pasangan suami istri mendapatkan kepastian hukum status pernikahannya yang sudah sah secara agama namun belum mempunyai buku nikah atau pun belum tercatat secara administrasi pada Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian Agama.

“Kepedulian Pemerintah Kabupaten Waykanan untuk memberikan bantuan secara hukum dan finansial kepada masyarakat yang kesulitan secara administrasi dan ekonomi untuk mewujudkan pernikahan yang tercatat secara resmi, serta dapat terwujud apabila telah melalui serangkaian peryaratan dan persidangan oleh Pengadilan Agama sampai dengan terbitnya akta Itsbat nikah,” kata dia.

Itsbat nikah merupakan penjabaran dan tindak lanjut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006, sebagai bentuk tertib administrasi kependudukan secara nasional, juga sebagai bentuk peningkatan pelayanan administrasi kependudukan sejalan dengan tuntutan pelayanan administrasi kependudukan yang professional, memenuhi standar teknologi informasi, dinamis, tertib dan tidak diskriminatif dalam pencapaian standar pelayanan minimal.

“Tertib administrasi kependudukan merupakan kampanye bersama, tanggung jawab bersama leading sektor pendukungnya, maka kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI Waykanan sebagai penggerak,” katanya.

Ia menjelaskan, agar dalam membangun sebuah keluarga harus dimulai dari hal-hal yang bersifat fundamental yaitu sesuai syarat dan rukun agama Islam serta perundang-undangan negara yang ada.

“Karena di dalam keluargalah terjadi transformasi nilai-nilai kebaikan, sehingga kewajiban bagi kita semua untuk terus berikhtiar mewujudkan keluarga yang tangguh Sakinah, Mawaddah wa Rahmah karena ketahanan nasional dimulai dari ketahanan keluarga,” kata dia.

Edward mengharapkan, melalui itsbat nikah terpadu ini dapat memperkokoh ikatan keluarga yang Mitsaqon Kholddan, dengan demikian hal ini diharapkan mampu menjadi pendorong bagi para calon mempelai untuk secara tertib mencatat pernikahannya agar sah secara hukum agama atau syariat dan sah atau tercatat oleh negara.

Ketua MUI Kabupaten Waykanan, Bukri mengatakan, tujuan dari diselenggarakannya itsbat nikah terpadu ini untuk membentuk keluarga yang sakinah, serta merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat dalam mencatatkan pernikahannya dalam administrasi negara.

“Itsbat Nikah Terpadu ini diikuti oleh 76 pasangan suami istri yang setelah itsbat akan mendapatkan buku nikah dan akta kelahiran untuk anaknya serta bingkisan dari Bupati Waykanan,” kata dia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.