Proyek Jaringan Irigasi di Aceh Selatan Ambruk

ACEH, SERUJI.CO.ID – Proyek peningkatan jaringan irigasi di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, sepanjang 1 Km lebih yang baru selesai dikerjakan tahun anggaran 2018 telah amruk.

Pantauan wartawan di Gampong (desa) Silolo, Kecamatan Pasie Raja, Senin, dinding saluran irigasi yang baru selesai beberapa bulan lalu bersumber dana APBK senilai Rp1,6 miliar itu sudah kelihatan amruk. Menurut petani, proyek itu keburu rusak diperkirakan karena proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh oknum kontraktor tersebut asal jadi.

“Ya benar, belum sempat digunakan sudah rusak. Beberapa bagian bangunan irigasi itu ambruk ke sawah dan pengikatnya patah. Diduga proses pekerjaan proyek ini tak berkualitas karena sejumlah material yang digunakan tak sesuai RAB karena spesifikasinya banyak yang dikurangi,” ungkap mereka.

Disebutkan, dari panjang jaringan irigasi tersebut sepanjang puluhan meter dinding irigasi sebelah sawah sudah tumbang atau ambruk ke sawah.

Balok pengikat semen bagian atas dari dinding irigasi sebelah badan jalan ke dinding irigasi sebelah sawah juga sudah banyak yang lepas sehingga dinding irigasi sebelah sawah tidak kokoh lagi.

Cepat robohnya dinding irigasi tersebut juga diduga karena pihak kontraktor pelaksana tidak menggali secara dalam pondasinya.

Diduga dinding irigasi langsung dicor diatas tanah tanpa diikat terlebih dulu dengan beton pondasi agar konstruksinya lebih kokoh.

Warga setempat khususnya para petani menyesalkan proses pekerjaan proyek konstruksi jaringan irigasi untuk mengaliri air ke lahan persawahan tersebut dibangun asal jadi.

Padahal, fasilitas infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan oleh petani untuk menyuplai air ke sawah.

“Kami berharap proyek jaringan irigasi tersebut dibangun lebih kokoh lagi bukan seperti itu belum dipakai sudah ambruk,” ujar mereka.

Dikatakan, jaringan irigasi itu merupakan jalur satu-satunya menyuplai air ke lahan sawah.

“Seharusnya dibangun benar-benar berkualitas, sehingga bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu lama,” imbuh petani setempat. Mereka berharap, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Pengairan yang mengelola pekerjaan proyek infrastruktur tersebut harus bertanggungjawab dengan cara segera memanggil pihak kontraktor untuk memperbaikinya.

Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Aceh Selatan, Surya Rahmadi menyatakan bahwa proyek peningkatan jaringan irigasi di Gampong Silolo yang telah rusak tersebut masih dalam proses pekerjaan dan belum dilakukan proses serah terima dari kontraktor pelaksana kepada Pemkab Aceh Selatan.

“Proyek itu masih dalam proses pekerjaan belum serah terima. Jika ada kerusakan masih menjadi tanggungjawab pihak kontraktor untuk memperbaikinya kembali,” katanya singkat. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER