Premium Subsidi Langka di Aceh

0
28
BBM tipe Premium terbatas (Foto: nrmnews.com)

ACEH, SERUJI.CO.ID – Bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium belakangan ini mulai langka di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti Kabupaten Aceh Besar maupun Kota Banda Aceh.

Di sejumlah SPBU wilayah Aceh Besar maupun Kota Banda Aceh, Jumat (30/3), kosongnya BBM subsidi jenis premium hingga petugas mengarahkan pengendera roda dua, tiga maupun roda empat untuk mengisi BBM nonsubsidi jenis pertalite.

Salah seorang penyedia jasa konvensional roda tiga (becak) Khairul, Jumat (30/3) mengaku kecewa terhadap kebijakan Pemerintah maupun PT Pertamina yang membatasi BBM bersubsidi jenis premium di sejumlah wilayah provinsi paling ujung barat Indonesia.

“Hari ini saja sudah empat (4) SPBU saya datangi untuk mengisi premium, tapi ke empat SPBU yang saya datangi tersebut kata pertugas premium kosong,” kata penyedia jasa konvensional tadi di salah satu SPBU yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Aceh Besar.

“Seharusnya pemerintah tidak membatasi premium subsidi dan jika ini terus terjadi ekonomi masyarakat terjepit,” tambah abang becak tadi.

Dia mengakui, dibatasinya BBM subsidi jenis premium sangat berdampak terhadap pendapatan penyedia jasa antar jemput dan pengguna jasa sangat keberatan menggunakan jasa becak jika harganya melambung.

“Kalau kita naikkan ongkos penumpang bilang mahal sekali dan sudah pasti tidak naik becak dan penumpang lebih memilih jasa online padahal naiknya ongkos becak karena kami menggunakan BBM non subsidi,” tuturnya.

Salah seorang petugas SPBU 13.233.404 di Jalan Soekarno Hatta, Gampong (desa) Meunasah Manyet, Mukim Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, kabupaten Aceh Besar mengutarakan, PT Pertamina sudah membatasi BBM bersubsini dan penggantinya adalah nonsubsidi jenis pertalite.

“Sudah satu bulan lebih premium dibatas dan penggantinya adalah pertalite. Sementara pertalite nonsubsidi,” ujarnya seorang petugas SPBU 13.233.404 dan meminta namanya tidak dicantumkan.

Lebih lanjut petugas tadi mengungkapkan, sebelum adanya BBM nonsubsidi jenis pertalite pihaknya menjual premium bersubsidi per hari sampai 24 ton dan pasokannya normal.

“Selama ini premium maksimal satu hari diberi jatah delapan (8) ton, kadang dua hari 8 (ton), makanya premium bersubsidi sering kosong,” ungkapnya sembari memastikan untuk tidak dicantumkan identitasnya.

Ada pun harga BBM bersubsidi jenis premium Rp6.450/liter, solar 5.150/ liter. Sementara nonsubside jenis pertalite Rp7.800/ liter, pertamina Dex Rp 9.000/ liter, pertamax 92 Rp 13.233/ liter dan pertamax turbo 13.404/ liter. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...