Polres Agam Kerahkan 150 Personel Amankan Balimau


LUBUKBASUNG, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Agam, Sumatera Barat, mengerahkan 150 personel untuk mengamankan pelaksanaan tradisi Balimau menyambut Ramadhan 1439 hijriah.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi di Lubukbasung, Rabu (16/5), mengatakan personel ini berasal dari Satuan Lantas, Satuan Shabara, Satuan Reskrim dan lainnya.

Anggota ini akan fokus mengamankan beberapa titik objek wisata seperti Pantai Bandara Mutiara, Kecamatan Tanjungmutiara, Pantai Pasir Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, Loebas Wisata, Kecamatan Lubukbasung, Pemandian Parik Panjang Kecamatan Lubukbasung.

Laku di Objek Wisata Taman Muko-muko Kecamatan Tanjungraya, Objek Wisata Lembah Segar, Kecamatan Lubukbasung dan lokasi pemandian lainnya.

“Mereka akan berada di lokasi sebelum pelaksanaan balimau dan ada juga sebagian mereka melakukan patroli,” katanya.

Pengamanan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung dalam melaksanakan tradisi balimau.

Dengan cara itu, pelaksanaan tradisi itu berjalan dengan baik sehingga tidak ada korban tenggelam, pencurian dan kecelakaan di wilayah hukum polres setempat.

“Kita tidak menginginkan hal itu terjadi selama pelaksanaan tradisi balimau,” kata dia.

Ia mengimbau seluruh pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara menjaga anak-anak saat mandi, menjaga barang bawaan dan lainnya.

Bagi pengendara sepeda motor diimbau tidak melakukan kebut-kebutan, gunakan helem standar dan mematuhi aturan lalu lintas.

“Ini harus dilakukan agar tidak menjadi korban tenggelam, pencurian serta kecelakaan,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

“Duit Ostrali”

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close