Polisi Tembak Mati Pembunuh Sopir Grab di Sumsel

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring Grab, Aji Saputra pada Rabu (13/6) malam lalu.

Keberhasilan mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan sopir Grab tersebut diungkapkan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara seusai melihat kondisi jenazah pembunuh sopir taksi daring itu di Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara di Palembang, Sabtu (16/6) sore.

Kapolda pada kesempatan itu menjelaskan pihaknya hari ini berhasil menangkap tiga tersangka pelaku pembunuh sopir Grab, dengan kondisi dua orang dalam keadaan hidup dan satu meninggal dunia karena saat akan ditangkap melawan petugas.

“Tersangka perampok dan pembunuh sopir taksi daring tersebut ditangkap di Kabupaten Musirawas bersama barang bukti mobil milik korban,” katanya.

Dia menjelaskan, kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi daring itu terjadi pada Rabu (13/6) malam, pada saat itu korban menerima permintaan dari rombongan tersangka dan menjemput mereka di pusat pertokoan JM Sukarami dengan tujuan kawasan Jalan Suka Bangun, Palembang.

Dalam perjalanan mengantar tersangka, korban dihabisi ketiga pelaku dan mayatnya dibuang di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin perbatasan dengan Musirawas.

Jenazah sopir taksi daring itu ditemukan masyarakat yang akan memancing ikan pada Kamis (14/6) sore tersangkut di bawah jembatan Kompleks Perumahan Pemda.

Saat korban ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan di tubuhnya terdapat bekas jeratan pada leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.

Jenazah korban sudah diserahkan dan dimakamkan oleh pihak keluarganya, sementara jenazah seorang tersangka saat ini masih diamankan di RS Bhayangkara untuk kepentingan penyidikan, sedangkan dua tersangka yang masih hidup sedang menjalani pemeriksaan intensif, kata Irjen Zulkarnain. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi