Polda Riau Musnahkan Narkoba Senilai Rp81 Miliar

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah Riau memusnahkan Narkoba yang terdiri dari 70,68 kilogram sabu-sabu, 957 gram ganja serta 46.453 butir pil ekstasi yang merupakan hasil pengungkapan jajarannya sepanjang satu bulan terakhir dengan nilai mencapai lebih dari Rp81 miliar.

“Kalau dihitung uang (nominal seluruh barang bukti) kurang lebih Rp81 miliar,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang di Pekanbaru, Selasa (8/5).

Kapolda menjelaskan bahwa seluruh barang bukti tersebut disita dari 16 orang tersangka yang terdiri dari 12 pengungkapan dilakukan jajarannya dalam beberapa waktu terakhir.

Pengungkapan terbesar dilakukan jajaran Polres Bengkalis dengan total barang bukti disita mencapai 55 kilogram sabu-sabu dan 46.000 butir lebih pil ekstasi dengan total nominal mencapai Rp70 miliar pada akhir April 2018 lalu.


Polres Bengkalis menyita seluruh barang haram itu dari tangan tiga tersangka yang seluruhnya merupakan kurir. Selain itu, barang bukti yang dimusnahkan tersebut juga merupakan hasil sitaan jajaran Polresta Pekanbaru serta Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

Pada pemusnahan yang turut dihadiri oleh Kepala BNN Riau Brigjen Wahyu Hidayat, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Kapolda meminta agar ke depan pemberantasan narkoba terus digalakkan.

“Saya juga berharap partisipasi masyarakat tetap menjadi satu harapan besar dalam mengungkap jaringan narkoba,” ujarnya.

Pemusnahan puluhan kilogram sabu-sabu tersimpan rapi dalam paket per satu kilogram terbungkus teh China itu dilakukan dengan menggunakan mesin inselator milik BNN Riau.

Seluruh barang bukti baik sabu-sabu, ekstasi hingga ganja dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin yang disebut efektif memusnahkan narkoba itu. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik