Polda Jambi Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Hotel Navita

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi belum bisa memastikan penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan Hotel Novita di Jalan Gatot Subroto Kota Jambi karena menunggu hasil penyelidikan tim Laboratorium Forensik Polri.

“Hingga kini pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Laboratorium Foreksik Polri yang akan melakukan penyelidikan dan kita tidak bisa menduga karena masih harus menunggu hasil dari pemeriksaan tim Labfor,” kata Kapolda Jambi Brigjen Pol Muchlis AS, Rabu (11/4).

Muchlis menyebutkan tim Labfor sudah tiba di Jambi dari Palembang, Sumatera Selatan pada Senin malam lalu (9/4) namun tim Labfor belum bisa melakukan pemeriksaan, karena saat ini petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian dan sampai malam tadi api masih saja hidup kembali dari kamar hotel itu.

Tim Labfor akan langsung bekerja jika sudah ada lampu hijau dari pihak pemadam kebakaran untuk bisa memasuki ruangan dengan aman.

“Tim kita belum bisa diturunkan karena sampai tadi malam saja api masih keluar dari kamar-kamar,” katanya.

Lebih lanjut Kapolda Jambi mengatakan, terkait kejadian tersebut juga sudah dilakukan identifikasi terhadap seluruh tamu dan karyawan hotel. Semuanya sudah terdata.

Hanya saja, sejumlah barang milik tamu ada yang tertinggal di kamar hotel pada saat kejadian. Namun belum bisa memastikan kondisi barang-barang yang tertinggal tersebut, apakah selamat atau hangus terbakar.

Pantauan di lapangan, hingga kemarin malam ada tiga unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil water canon milik Satuan Brimob Polda Jambi masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Di luar bangunan hotel itu, polisi juga telah memasangi garis polisi. Selain itu, ruas jalan Gatot Subroto, mulai dari arah Simpang Bata hingga SMP Negeri 2 Kota Jambi juga masih ditutup untuk umum oleh pihak kepolisian.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe, saat dikonfirmasi mengatakan penutupan dilakukan karena petugas masih bekerja melakukan pendinginan pasca terjadinya kebakaran.

“Hari ini jalan masih kita tutup karena hawa panas dari api masih berada beberapa meter dari lokasi kejadian,” kata Fauzi Dalimunthe. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion JT-610: Urgensi Audit Maskapai Airline untuk Keselamatan Penerbangan

"Secara juridis bila terjadi suatu kecelakaan (accident) pesawat udara dalam kegiatan penerbangan maka Pemerintah juga dapat ditarik menjadi pihak yang harus bertanggungjawab sebagai suatu perbuatan kelalaian dalam melaksanakan kewajiban hukum" -Prof Dr Hasim Purba, SH.MHum

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.