Plt Gubernur Sebut Kompetensi SMK Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri

0
21
siswa SMK
Siswa SMK sedang praktik di bengkel sekolah. (Foto: istimewa)

BENGKULU, SERUJI.CO.ID – Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyesuaikan kurikulum yang diberlakukan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan industri serta potensi sumber daya alam daerah itu.

“Ini sesuai dengan Inpres tentang revitalisasi SMK untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia,” kata Rohidin saat membuka Kelompok Diskusi Terfokus Implementasi Inpres nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK di Bengkulu, Jumat (30/3).

Menurut Rohidin, setiap SMK perlu memiliki satu bidang kekhususan atau keahlian seperti otomotif, pariwisata, tata boga maupun maritim.

Karena itu, Inpres tersebut mengamanatkan potensi lokal menjadi dasar untuk menciptakan sumber daya manusia yang tepat guna serta keahlian.

“Inpres ini dilatarbelakangi pembukaan kompetensi yang dimiliki SMK di daerah tidak sesuai dengan potensi wilayah atau potensi industri di daerah itu,” ucapnya.

Karena itu, ia mengimbau Diknas Provinsi Bengkulu untuk memetakan keunggulan atau kompetensi khusus tiap SMK untuk ditetapkan dalam surat keputusan Gubernur Bengkulu.

Terkait tenaga pengajar, Rohidin meminta harus benar-benar produktif. Ia mencontohkan pengajar otomotif harus lulusan teknik otomotif yang keguruan sehingga benar-benar tenaga terampil.

“Karena tidak mungkin lulusan akan terjamin kompetensinya kalau tenaga pengajarnya tidak kompeten,” ujarnya.

Sementara Kasubdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri Dirjen Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sarmadi mengatakan perlu dilakukan penyelarasan antara kebutuhan dunia industri dengan model untuk mencetak SDM yang berkompenten.

“Kami memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk menyelaraskan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” kata dia.

Hadir pula dalam diskusi terfokus itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, organisasi perangkat daerah terkait, kepala SMK dan pelaku industri. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polres Pelabuhan Sita Ribuan Botol Miras

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Pelabuhan, Sulawesi Selatan, menyita 5.267 botol minuman keras beralkohol berbagai merek saat melakukan razia di beberapa lokasi diskotek, pub,...

Setnov Bantah Keterangan Perawat dan Satpam RS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) membantah sejumlah keterangan perawat dan anggota satpam RS Medika Permata Hijau yang mengatakan dirinya sadar...

Mourinho Bantah Telah Menjual Salah

LONDON, SERUJI.CO.ID - Mantan manajer Chelsea Jose Mourinho tidak terkejut dengan penampilan bagus penyerang Liverpool Mohamed Salah pada musim ini, dan mengatakan keputusan untuk...
Febri Diansyah

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kota Mojokerto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga anggota DPRD Kota Mojokerto dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengalihan anggaran pada Dinas Pekerjaan...
yasonna laoly, menkumham

Terkait Isu TKA, Ini Komentar Menkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly menilai isu Tenaga Kerja Asing (TKA) terlalu dipolitisasi. "Jadi ini kan terlalu...