PLN Jamin Tidak Ada Pemadaman Listrik Saat UNBK

JAMBI, SERUJI.CO.ID – PT PLN (Persero) Area Jambi menjamin tidak ada pemadaman jaringan listrik selama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada sekolah tingkat SMA/sederajat yang dilaksanakan di daerah itu pada 9 hingga 12 April 2018.

“Untuk pasokan listrik cukup dan tidak ada masalah, sehingga kami menjamin tidak ada pemadaman selama pelaksanaan UNBK di Jambi,” kata Manager Area PLN Jambi Haris Andika di Jambi, Senin (9/4).

Kondisi pasokan daya listrik di wilayah kerja PLN Area Jambi kata Haris, tidak ada masalah dan bahkan masih memiliki cadangan sekitar 100 megawatt untuk kelistrikan yang terhubung pada sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah.

Baca juga: Kemdikbud Targetkan UNBK 100 Persen Tahun 2019

Pihaknya juga telah menuntaskan pemeliharaan rutin jaringan listrik, sehingga pada saat pelaksanaan UNBK itu berlangsung tidak ada pemadaman dengan alasan pemeliharaan.

“Untuk jadwal pemeliharaan kita tiadakan selama UNBK, kecuali ada kondisi darurat, kalau terjadi padam itu berarti ada gangguan yang lebih disebabkan faktor alam,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga membuka diri seluas-luasnya pada kerja sama dan koordinasi dalam pelaksanaan UNBK itu dengan menyiagakan petugas di posko masing-masing wilayah.

“Misalnya ada gangguan, pihak sekolah bisa langsung menghubungi kami, dan petugas sudah siap dan kami langsung segera atasi,” katanya.

Baca juga: Siswa Akui Soal UNBK Cukup Menguras Pikiran

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, total jumlah peserta UN SMA/MA di Provinsi Jambi sebanyak 59.316 siswa dengan rincian 24.184 siswa melaksanakan UNKP dan 35.132 siswa melaksanakan UNBK.

Sementara itu, pantauan di SMAN 4 Kota Jambi, untuk pelaksanaan UNBK berlangsung lancar. Para siswa kelas 12 yang mengikuti ujian tersebut juga berlangsung tertib dan mengikuti arahan dari pihak pengawas. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER