close

Ini Alasan Petani Karet Jambi Beralih ke Sawit

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Sekitar 50 persen petani karet di Desa Penerokan Kabupaten Batanghari, Jambi, beralih ke perkebunan sawit karena dipicu rendahnya harga jual karet di tingkat petani.

“Sudah empat tahun harga jual karet ini tidak mengalami perubahan, sebagian besar lahan perkebunan karet masyarakat di desa ini telah beralih menjadi perkebunan sawit,” kata Teguh, warga desa Penerokan di Jambi, Jumat (26/1).

Desa Penerokan Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari sejak dulu adalah salah satu sentra karet di Jambi dan di desa tersebut juga berdiri pasar lelang karet.

Namun kata Teguh, sejak empat tahun terakhir harga jual tertinggi karet hanya mencapai Rp9.000 perkilogram.


Harga itu dinilai hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari petani karet sehingga untuk memenuhi kebutuhan lain petani karet harus mencari kerja sampingan.

“Minimal harga jual karet itu Rp15-20 ribu perkilogram. Tapi kalau masih Rp9-10 ribu itu tidak sesuai, karena harga kebutuhan pokok saat ini sudah cukup tinggi,” kata Teguh.

Ia dan beberapa petani lainnya berharap agar pemerintah dapat mengambil kebijakan dalam meningkatkan harga jual karet.

Sebab banyak warga menilai jika kondisi harga karet seperti ini terus bertahan hingga 2-3 tahun lagi, kemungkinan besar petani karet sudah langka dijumpai atau petani beralih ke komoditas yang lebih menjanjikan seiring kebutuhan hidup yang semakin meningkat.

Sementara itu, Deputi Pangan dan Pertanian Kementerian Perekonomian Musdalifah saat mengunjungi pasar lelang karet Desa Penerokan, Jumat, mengatakan kenaikan harga karet sebenarnya bergantung pada perusahaan yang mengelola karet di dunia.

“Saat ini ada beberapa negara pesaing yang juga dilirik oleh perusahaan pengelola karet dunia. Jika kualitas karet kita rendah secara otomatis perusahaan tersebut akan beralih ke negara lain,” katanya.

Saat ini kata Musdalifah, pemerintah telah berupaya untuk mengelola hasil karet petani di dalam negeri.

Beberapa langkah yang tengah ditempuh pemerintah saat ini yakni melakukan pengakajian terhadap produk-produk yang dapat dihasilkan dengan menggunakan bahan dasar karet.

“Jika industri dalam negeri mampu mengelola karet menjadi produk jadi, maka peluang kebutuhan karet akan meningkat dan secara tidak langsung juga berdampak terhadap harga jual karet petani,” kata Musdalifah.

Di samping itu, Musdalifah mengajak para petani di daerah itu khususnya untuk menghasilkan karet yang berkualitas, dengan tetap menjaga mutu serta hasil karet yang bersih atau tidak dicampur dengan bahan-bahan yang dapat membuat harga jual di tingkat negara menjadi anjlok. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Industri Pariwisata di Teluk Kendari Terancam Akibat Pendangkalan

Teluk Kendari yang dilengkapi sejumlah lokasi wisata dan pelabuhan nusantara serta tempat pendaratan cargo antarpulau, posisinya kini terancam menjadi daratan. Kenyataan itu membuat banyak pengelola industri wisata di kawasan teluk Kendari resah.

Polres Sampang Selidiki Dalang Pembakaran Mapolsek Tambelangan

SAMPANG, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, mulai...

Polda Jatim Miliki Identitas Pembakar Mapolsek Tambelangan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan telah...

Mabes Polri Bentuk Tim Investigasi Kematian Korban Aksi 22 Mei

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mabes Polri segera membentuk tim investigasi...

Kapolda Babel Pastikan Isu Akan Terjadinya Tsunami Hoaks

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka...

Sempat Dibantarkan, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa...

TERPOPULER

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama