Peserta Aksi di Kantor Bawaslu Sumut Terus Berdatangan

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Peserta aksi di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara hingga Rabu (22/5) siang terus bertambah.

Sebelumnya, aksi dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Medan.

Tepat pukul 13.58 WIB, ribuan pedemo yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) tiba di kantor Bawaslu Sumut. Mereka datang dengan berjalan kaki sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera yang bertuliskan kalimat tauhid.

“Allahu akbar… Allahu akbar…,” teriak massa.

Setibanya di Kantor Bawaslu Provinsi Sumut, massa aksi sempat melakukan kerusuhan dengan mendorong pagar kawat berduri yang terpasang di sekitar kantor tersebut.

“Buka… ini buka…, kami mau masuk. Kami mau menuntut keadilan kepada pihak Bawaslu,” teriak massa.

Bahkan, sejumlah orang tampak membawa kayu sambil memukul kawat berduri tersebut.

Pantauan di lapangan hingga sore ini ribuan pedemo masih bertahan dan terus menyuarakan aspirasinya. Sementara itu, anggota kepolisian tampak siaga melakukan pengamanan di depan kantor penyelenggara pemilu tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER