Perbaikan Jembatan Kayu Tanam Diperkirakan Selesai Lima Hari

PADANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan perbaikan jembatan yang ambruk pada jalur utama penghubung Padang-Pekanbaru di Kayu Tanam, Padangpariaman, ditargetkan selesai dalam lima hari ke depan, sehingga bisa segera dimanfaatkan lagi oleh masyarakat setempat.

“Rencananya untuk jembatan yang putus akan dipasang jembatan panel. Mudah-mudahan besok materialnya sudah bisa kita angkut ke lokasi dan dipasang,” kata Kepala Dinas PU Sumbar Fathol Bari di Padang, Selasa (11/12).

Jembatan panel itu adalah solusi jangka pendek, sedangkan untuk jangka panjang akan segera dibahas kembali bersama pihak terkait seperti BPBD, karena statusnya adalah terimbas bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur, mengatakan ada beberapa alternatif untuk perbaikan jembatan putus akibat bencana itu.

Baca juga: Dihantam Arus Sungai, Tiga Jembatan di Padang Pariaman Ambruk

“Bisa dari dana cadangan perawatan jalan di Balai Jalan atau kalau butuh bantuan lain, bisa juga dari dana tanggap darurat di Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Untuk jangka panjang yaitu perbaikan permanen, bisa diupayakan dana rehap rekon dari Kementerian PU atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Apalagi lokasinya pada jalur utama penghubung Padang-Pekanbaru,” pungkasnya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER