Pemprov Riau Kekurangan Klinik Perawatan Anak Autis

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Riau melalui Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yunizar mengatakan bahwa daerah tersebut kekurangan klinik yang melayani perawatan anak autis.

“Memang ada, tapi jumlahnya tidak sebanding dengan penderita autis,” ucap dia di Pekanbaru, Rabu (11/4).

Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat 23 klinik di Provinsi Riau yang memang menyediakan pelayanan untuk merawat anak autis, di mana hampir seluruhnya milik swasta.

Namun, jumlah tersebut masih tidak seimbang dengan para penderita autis yang menurut data sementara berkisar 1400-an anak.

Jumlah tersebut, katanya, masih belum data pasti mengingat sampai saat ini masih terdapat orang tua yang enggan melaporkan kepada Dinas Kesehatan soal kondisi anak mereka.

Hal itu, katanya, lantaran para orang tua tersebut cenderung untuk menutup-nutupi kondisi anaknya yang menderita autis.

“Ada kemungkinan jumlah tersebut dapat bertambah. Soalnya data yang kita punya baru data sementara,” katanya.

Mimi menyayangkan sikap orang tua yang seolah malu dengan kondisi anak mereka. Padahal penyakit autis bukanlah hal yang memalukan, terlebih penyakit itu dapat disembuhkan.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memang memberikan perhatian khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus tersebut, salah satunya dengan menyediakan klinik pemeriksaan dan pelayanan terhadap anak-anak autis di Rumah Sakit Jiwa Tampan.

Di rumah sakit itu, katanya, para orang tua anak mendapatkan informasi terkait dengan perawatan serta penanganan terhadap anak autis.

Selain itu, Pemprov Riau juga tengah memproses program khusus yang melibatkan tenaga kesehatan di setiap puskesmas guna mendata jumlah anak penderita autis yang ada di wilayah kerja masing-masing.

Dengan langkah itu, katanya, nantinya berbagai kebijakan terkait dengan kebutuhan anak autis dapat diambil dan dilaksanakan.

“Autis bukanlah hal yang memalukan. Autis bisa sembuh,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER