Pemprov Kepri Optimistis Investasi Batam Kembali Berkembang

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis investasi di Batam akan kembali berkembang setelah permasalahan tumpang tindih kewenangan dapat diselesaikan.

“Dunia usaha di Batam mulai tumbuh kembali sejak Badan Pengusahaan Batam dipimpin Pak Lukita,” kata Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah di Kantor DPRD Kepri, Rabu (8/11).

Ia mengemukakan keamanan dan kenyamanan investasi merupakan syarat mutlak dalam menarik investor, selain birokrasi dan perizinan usaha yang dipermudah.

“Kami akan menerapkan sistem perizinan yang lebih sederhana dan cepat untuk menarik investasi,” ujarnya.

Arif menjelaskan Batam merupakan barometer pertumbuhan ekonomi Kepri. Kontribusi Batam terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri mencapai 71 persen.

“Kami berharap perekonomian di Batam dapat meningkat tajam setelah hubungan Pemkot Batam dan BP Batam semakin harmonis,” ucapnya.

Ia mengatakan persaingan merebut perhatian investor sangat ketat. Berbagai negara menawarkan berbagai kemudahan bagi investor untuk menanamkan modal, seperti Vietnam dan Malaysia.

Di Vietnam diterapkan sistem investasi dengan kemudahan perizinan. Bahkan izin dapat diperoleh secara gratis oleh investor.

Kawasan investasi Iskandarsyah di Malaysia juga menerapkan kemudahan binvestasi.

“Dua negara itu pesaing Batam. Namun Batam tetap menarik investor karena infrastruktur yang memadai dan bertetangga dengan Singapura dan Malaysia,” ucapnya.

Untuk mengatasi pertumbuhan ekonomi di Kepri yang masih melemah, Arif mengatakan Pemprov Kepri menggelar diskusi dengan BI dan BPS secara rutin setiap bulan.

“Pada triwulan III 2017 perekokomian Kepri tumbuh 1,82 persen, meningkat dibanding triwulan sebelumnya. Kami optimistis terus meningkat seiring dengan perkembangan investasi di Batam,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan kepala daerah kabupaten dan kota juga semakin meningkatkan sinergi untuk mengembangkan perekonomian di daerah.

“Pertemuan semakin rutin dilakukan. Ini akan mempermudah meningkatkan perekonomian di kabupaten dan kota,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close