Pemkot Pariaman Segera Sidang Oknum ASN Diduga LGBT

0
107
Demo tolak LGBT di Aceh (foto:theguardian)

PARIAMAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat segera menggelar sidang Majelis Pertimbangan Pegawai (MPP) kepada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial S (37) atas dugaan perilaku menyimpang Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) yang tertangkap petugas beberapa waktu lalu.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja atau polisi, karena kedua instansi tersebut yang mengamankan saat kejadian,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Pariaman, Irmadawani di Pariaman, Selasa (6/2).

Setelah menerima laporan resmi, oknum ASN tersebut segera disidangkan dengan melibatkan tujuh unsur terkait di antarannya Sekretaris Daerah Pariaman, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Inspektorat, Asisten I, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, dan Badan Keuangan Daerah.

Apabila terbukti melakukan perilaku menyimpang seperti yang disangkakan, maka akan dijatuhi sanksi seperti penundaan kenaikan pangkat bahkan paling berat pemberhentian secara tidak hormat.

Kemudian, lanjutnya hasil persidangan di tingkat pemerintah daerah tersebut akan ditembuskan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disikapi.

“Hingga saat ini memang belum ada laporan secara resmi yang kami terima dari instansi yang mengamankan oknum ASN tersebut, sehingga belum dapat diproses,” ujar dia.

Sementara itu Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman mengatakan oknum ASN tersebut sebelumnya sudah dicopot dari jabatannya atas perbuatan LGBT pada 29 Oktober 2017.

Ia juga mengaku telah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak Inspektorat Kota Pariaman untuk ditindaklanjuti.

Bahkan, ujarnya apabila terbukti oknum ASN tersebut melakukan perbuatan yang melawan hukum, agama dan Undang-undang maka harus diproses tegas seperti pemberhentian karena sudah dua kali.

“Saya belum tahu persis seperti apa aturan dan Undang-undang terkait persoalan LGBT ini, tentunya dalam menjatuhkan sanksi harus berdasarkan mekanisme yang ada,” tambah dia.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...
Uang Rupiah

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Janji Akan Atasi

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan mengatasi pelemahan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). "Pemerintah bersama-sama Bank Indonesia akan...

Desa di Lereng Merapi Cek Kesiapan Barak Pengungsian

SLEMAN, SERUJI.CO.ID -  Pemerintah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengecek kesiapan dan kelengkapan barak pengungsian yang ada di komplek Balai Desa...
bus

Bengkulu Mulai Uji Kelaikan Angkutan Lebaran

BENGKULU, SERUJI.CO.ID - Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Bengkulu mulai menggelar uji kelaikan kendaraan umum angkutan Lebaran 2018. Kepala Unit Pelaksana...

Menkeu: Utang Luar Negeri Indonesia Terus Turun

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan utang Indonesia terus mengalami tren penurunan dari tahun ke tahun. "Sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang keuangan,...