Pemkot Padang Tunggu Kementerian Terkait Lampu Jalan By Pass

0
24
jalan layang
Jalan layang di Bandar Lampung. (foto: istimewa)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Padang, Sumbar masih menunggu keputusan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) terkait lampu penerangan jalan By Pass yang masih padam.

“Bagaimana bisa pemkot menindaklanjuti penerangan bila wewenang dari kementerian dalam hal ini balai besar jalan belum menyerahkannya ke pemkot,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Padang, Fatriarman Noer di Padang menanggapi keluhan masyarakat minimnya penerangan jalan di jalur By Pass, Kamis (29/3).

Menurutnya usai pembangunan jalur dua By Pass rampung tahun lalu hingga saat ini belum ada arahan dari Balai Besar Jalan untuk menghidupkan lampu di jalur tersebut.

Meski demikian pihaknya telah diberi sinyal terkait penanganan pekerjaan di jalur tersebut, akan tetapi keputusannya belum turun.

Untuk itu pihaknya meminta kepada masyarakat untuk bersabar, sembari terus mengupayakan penerangan di jalan tersebut.

Dia menambahkan selain di By Pass dia mengakui banyak titik yang membutuhkan penerangan jalan.

Saat ini kata dia jumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) di Padang sekitar 30 ribu lebih, dan masih banyak titik yang belum diterangi.

Pihaknya tengah mengupayakan dengan anggaran dana yang minim untuk pengadaan PJU tersebut yang idealnya terdapat 80 ribu unit.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Padang Dedi Henidal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berkendara baik siang ataupun malam.

Menurutnya keberadaan sarana prasarana minim saat ini kata dia dapat diantisipasi bila masyarakat mendukung kinerja pemerintah misalnya dengan tertib berkendara, tidak ugal-ugalan serta patuh pada rambu lalu lintas.

Sebelumnya sejumlah pengendara yang biasa melewati jalan By Pass mengeluhkan susahnya pandangan berkendara akibat minimnya penerangan di beberapa titik seperti di sekitar Kecamatan Kuranji dan Pauh.

Salah satu pengendara Prayudha (20) mengatakan saat hari hujan dan berkabut, akan lebih berbahaya karena meski telah menggunakan lampu kendaraan masih berpotensi tabrakan sebab minimnya pandangan.

Menurut warga di KuranjiPadang tersebut, telah banyak mobil atau motor yang menabrak pembatas jalan akibat minimnya pandangan tersebut. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Minta Nasihat Kiai, PKS Bersilaturahim ke PWNU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur melakukan silaturahmi dan meminta nasihat ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) setempat sekaligus membahas...

Polres Ngawi Amankan Ribuan Liter Minuman Keras

NGAWI, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Ngawi, Jawa Timur, mengamankan ribuan liter berbagai jenis minuman keras yang siap dijual di wilayah hukumnya hingga membahayakan masyarakat...

Polisi Tangkap Pemuda Mabuk Bawa Dua “Sajam”

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID - Polisi menangkap seorang pemuda berinisial MH (27) warga Desa Ambutun, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, karena gerak-gerik...

Muhaimin Iskandar Minta Didoakan Jadi Wapres Pada 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar secara terbuka meminta didoakan para nelayan dan ibu-ibu di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara,...

Naik Sepeda Motor, Seorang Siswa SMP Tewas Tertabrak Bus

GARUT, SERUJI.CO.ID - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Limbangan menuju Bandung, tepatnya di daerah Cibedug, desa Cigagade. Tabrakan terjadi antara sepeda motor dengan bus...