Pemkot Padang Targetkan Pengaspalan Jalan 40 Kilometer

PADANG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Padang, Sumbar menargetkan pengaspalan jalan sepanjang 40 kilometer yang tersebar di 11 kecamatan pada tahun ini.

“Ini mungkin menjadi tahap akhir pengaspalan jalan yang telah dilaksanakan sejak 2014 dan selesai jelang 2019,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Fatriarman Noer di Padang, Ahad (15/4).

Bila diukur dari target pengaspalan jalan dan betonisasi sejak empat tahun ke belakang telah rampung 294,92 kilometer atau 89 persen lebih dari rencana total 329,66 kilometer.

Dengan target 40 kilometer tahun ini sudah seharusnya target tercapai bahkan masih ada beberapa tambahan untuk lokasi lainnya.

“Setelah tahun lalu terealisasi lima puluh kilometer, pekerjaan akan segera dilaksanakan bulan depan,” kata Fatriarman.

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan rencana desain sembari melakukan survei di beberapa lokasi.

Terkait betonisasi jalan lingkung dan perumahan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP).

Sebab semenjak tahun lalu pengerjaan betonisasi diserahkan pada dinas tersebut meski sebelumnya wewenang Dinas Pekerjaan Umum.

Bila diukur anggaran memang belum bisa dipastikan tambah Fatriarman, namun berkisar di angka Rp35 miliar dan diharapkan tahun ini pengaspalan jalan tuntas.

Dalam hal ini pihaknya juga meminta warga bersabar, sebab meski telah banyak laporan pengerjaan jalan harus dilakukan secara bertahap.

Salah satu pertimbangannya mengukur tingkat kebutuhan dari masyarakat dan tingkat kepadatannya.

Meskipun demikian, laporan masyarakat amat membantu kinerja pemerintah dalam memetakan jalan yang akan diaspal tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.