Pemkot Batam Periksa Izin Pengimpor Sarden Bercacing

BATAM, SERUJI.CO.ID – Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau memeriksa kelengkapan perizinan perusahaan pengimpor sarden yang dideteksi mengandung cacing gilig.

“Kami mengecek kelengkapan perizinan, bukti kepemilikan dan izin usaha distribusi hari ini. Sekarang sedang berlangsung,” kata Kepala BPM-PTSP Kota Batam, Gustian Riau di Batam, Kamis (22/3).

Ia juga akan memastikan barang yang diimpor perusahaan dan didistribusikan hingga ke pulau-pulau di Kabupaten Lingga, Kepri dan Selat Panjang, Riau itu tidak kedaluarsa.

“Kalau terjadi penyalahgunaan, penggunaan kadaluarsa akan menjadi catatan,” kata dia.

Hasil dari pengecekan hari hari ini, kata dia, akan didiskusikan dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan Kepri, untuk mengambil langkah selanjutnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam menarik ratusan kaleng sarden yang diduga mengandung cacing gilig di sejumlah supermaket setempat.

“Kami tarik sarden itu dari kemarin sampai sekarang masih berlangsung,” kata Kepala Dinas Perindag Kota Batam, Zarefriadi.

Kemarin, Tim Disperindag mendatangi tiga supermaket dan mengumpulkan makanan kaleng itu. Dan hari ini, tim kembali menelusuri dua hingga tiga supermaket untuk mencari sarden itu.

Ia menyatakan, setelah ditarik, sarden itu akan dihancurkan.

Baca juga: Disperindag Batam Tarik Ratusan Kaleng Sarden Bercacing

Disperindag tidak berwenang mencabut izin perusahaan yang memproduksi sarden itu, karena perizinan diterbitkan BPM-PTSP.

Namun, Disperindag dan Dinas Kesehatan dapat membuat rekomendasi sesuai dengan pengawasan dan pembinaan di lapangan “Kalau sudah dinasihati tapi diacuhkan. Karena bisa saja kesilapan, tidak semua kesilapan disengaja, jadi harus dibina,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Amsakar Achmad menyatakan membentuk tim untuk menyelidiki sarden mackarel yang diimpor oleh perusahaan di kota itu, yang terdeteksi mengandung cacing pita oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

The SOMAD Power

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ