Pemkot Bandarlampung Dirikan Empat SMP Untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Bandarlampung berencana menambah empat SMP negeri guna meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat kota yang berjuluk “Tapis Berseri” tersebut.

“Kita akan bangun kembali empat sekolah baru di Kota Bandarlampung untuk kepentingan masyarakat,” kata Wali Kota Bandarlampung, Herman H.N. di Bandarlampung, Kamis (13/6).

Ia mengharapkan setelah dibangunnya keempat sekolah tersebut tidak ada lagi masyarakat Bandarlampung yang tidak sekolah. Mereka minimal sekolah hingga lulus pendidikan SMP.

Ia menyampaikan pada tahun ini masyarakat sudah dapat mendaftarkan anak-anak mereka di empat SMP yang akan di bangun tahun depan itu pada Selasa (18/6).

Sebanyak empat SMP yang akan dibangun tersebut, yakni SMP Negeri 41 Bandarlampung, SMP Negeri 38 Sukaraja, SMP Negeri 39 Waylaga, dan SMP Negeri 40 Citragargen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandarlampung Daniel Marsudi mengatakan bahwa pembangunan keempat SMP negeri baru tersebut untuk pemerataan pendidikan di jenjang sekolah menengah di setiap wilayah.

Ia menjelaskan bahwa keempat wilayah tersebut memang belum memiliki SMP namun terdapat banyak SD sehingga ketika musim pendaftaran masuk SMP rata-rata mereka harus menempuh jarak yang jauh untuk bersekolah.

“Selain untuk menunjang pendidikan masyarakat sekitar pembangunan di wilayah tersebut juga agar anak-anak mereka juga tidak terlalu jauh untuk mengecap pendidikan,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER