Pemkot Banda Aceh Targetkan Wisatawan Lebih dari Satu Juta Orang

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, ke ibu kota Provinsi Aceh itu lebih dari satu juta orang.

“Kami target lebih satu juta orang wisatawan, baik dalam maupun luar negeri, berkunjung ke Banda Aceh,” sebut Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Senin (26/3).

Wali Kota menyebutkan, kunjungan wisatawan ke Banda Aceh terus meningkat dari tahun ke tahunnya. Pada 2016 saja, kunjungan wisatawan mencapai 270 ribu.

Jumlah ini, lanjut Wali Kota, meningkat menjadi 274 ribu pada 2018. Jumlah kunjungan tersebut diharapkan terus meningkat hingga angkanya mencapai lebih dari satu juta orang.

“Tentunya, semua ini tidak terlepas dari peran para pelaku pariwisata di Kota Banda Aceh. Selain itu, pemerintah kota juga berupaya meningkatkan infrastruktur pariwisatanya,” sebut Aminullah Usman.

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, lanjut dia, Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus berupaya mempromosikan keunggulan destinasi pariwisata di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Di samping itu, pemerintah kota juga membangun destinasi pariwisata baru lainnya. Seperti membangun pusat kuliner di kawasan Krueng Aceh dan kawasan Pantai Ulee Lheue.

Pemerintah kota, lanjut dia, juga akan berupaya mencari investasi membangun penunjang pariwisata lainnya, seperti perhotelan, akomodasi, serta sarana dan prasarana transportasi yang memadai.

“Dengan semua fasilitas pariwisata memadai, tentu wisatawan merasa nyaman dan tidak ragu berkunjung ke Banda Aceh. Dengan demikian, target kunjungan wisatawan lebih dari satu juta orang bisa tercapai,” kata Aminullah Usman.

Selain itu, Wali Kota juga mengajak para pelaku pariwisata untuk meningkatkan pelayanannya, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh merasa puas dan mempromosikan ke kerabatnya untuk berkunjung ke kota di ujung Pulau Sumatra tersebut.

“Kami berharap para pelaku pariwisata memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, sehingga mereka merasa puas dan kembali lagi berkunjung ke Banda Aceh bersama kerabatnya dan lainnya,” pungkas Aminullah Usman. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close