Pemerintah: 805 Koperasi di Sumbar Tidak Sehat

PADANG, SERUJI.CO.ID – Jumlah koperasi tidak sehat di Sumatera Barat mencapai 805 unit atau 22 persen dari total koperasi yang tercatat pada 2018 sebanyak 3.549 unit.

“Koperasi tidak sehat itu jika tidak ada perbaikan, akan diusulkan untuk dibubarkan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri di Padang, Selasa (8/5).

Koperasi tidak sehat itu tersebar di 19 kabupaten dan kota di Sumbar dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Dharmasraya (110 unit) dan paling sedikit di Padang sebanyak dua unit.

Salah satu indikator koperasi tidak sehat adalah tidak menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan tidak beraktivitas lagi.

Idealnya koperasi tersebut harus segera dibubarkan karena paradigma yng dikembangkan saat ini mengacu pada kualitas, bukan kuantitas.

Namun tidak semua koperasi tidak sehat bisa serta merta dibubarkan karena sebagian masih bersangkutan hutang piutang dengan pihak ketiga. Persoalan itu harus diselesaikan dulu sebelum di bubarkan.

Sementara itu koperasi yang sehat menurut Zirma terus berkembang bahkan asetnya mencapai Rp2 milliar lebih. Terdata 381 koperasi punya aset besar dan yang paling banyak berada di Kota Padang yaitu 107 koperasi.

Animo masyarakat untuk tergabung ke koperasi juga sangat tinggi terutama di Kota Padang dan akan terus didorong lebih baik.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebutkan gairah koperasi mesti dibangkitkan kembali sebagai soko guru ekonomi kerakyatan seperti gagasan Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia.

Perkembangannya juga tidak boleh terpusat di kota besar seperti Padang, tetapi juga harus menyasar masyarakat kabupaten tertinggal seperti Mentawai.

Koperasi harus berperan untuk membantu mementaskan daerah dari ketertinggalan terutama dalam indiktor bidang ekonomi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER