Pembangunan SMPN 56 Batam Diprotes Warga

BATAM – Pembangunan SMPN 56 Batam banyak menuai protes dari warga setempat. Protes ini terkait konstruksi yang tidak sesuai dengan gambar bestek dan terkesan asal-asalan. Belum lagi kualitas cor yang sangat rendah sehingga membuat batu miring. Padahal, baru saja dibangun namun sudah rubuh dihantam air yang turun dari bukit.

“Konstruksi asal-asalan sehingga baru dibangun sudah rubuh. Ini sangat membahayakan anak anak kita nantinya,” ujar Dasmipon, 50 tahun, warga setempat.

Pernah juga diprotes oleh warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, terkait batu miring yang dibangun di SMPN 56 Batam. “Saya sudah pernah protes tentang bangunan in. Kenapa seperi ini. Ini kayaknya kerja asal-asalan. Apakah ini menurut Anda sudah bagus,”  kata pria yang tidak mau disebut namanya. Sedangkan  kontraktor menjawab dengan berbagai macam alasan.

Ketua LPM Tiban Lama Batam, M Ali mengatakan, memang benar bangunan tidak sesuai standar dan rapuh. “Saya sudah hubungi kontraktor melalui telepon dan SMS tetapi tak pernah dibalas,” kata M Ali.

Lurah Tibam Lama Batam Hadi Harnus juga membenarkan adanya bangunan yang tidak sesuai standar. Menurut Hadi Harnus, dia  sudah pernah komplain kepada kontraktor agar diperbaiki konstruksinya. “Hanya  sebagian sudah diperbaiki,”  kata Lurah Tiban Lama Batam.

Letak geografis lahan SMPN 56 Batam juga sangat berbahaya jika tak dibarengi dengan konstruksi yang kuat. Pasalnya, SMP 56 Batam yang terletak di RT 06/ RW 12 Tiban Lama, Sekupang, berada di bawah kaki bukit. Potensi longsor sangat tinggi dikarenakan hutan lindung yang sudah gundul akibat pematangan lahan SMP 56. Pematangan lahan sudah menyerap anggaran APBD senilai Rp 3,1 miliar.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER