Pembangunan SMPN 56 Batam Diprotes Warga

155
Gambar ilustrasi

BATAM – Pembangunan SMPN 56 Batam banyak menuai protes dari warga setempat. Protes ini terkait konstruksi yang tidak sesuai dengan gambar bestek dan terkesan asal-asalan. Belum lagi kualitas cor yang sangat rendah sehingga membuat batu miring. Padahal, baru saja dibangun namun sudah rubuh dihantam air yang turun dari bukit.

“Konstruksi asal-asalan sehingga baru dibangun sudah rubuh. Ini sangat membahayakan anak anak kita nantinya,” ujar Dasmipon, 50 tahun, warga setempat.

Pernah juga diprotes oleh warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, terkait batu miring yang dibangun di SMPN 56 Batam. “Saya sudah pernah protes tentang bangunan in. Kenapa seperi ini. Ini kayaknya kerja asal-asalan. Apakah ini menurut Anda sudah bagus,”  kata pria yang tidak mau disebut namanya. Sedangkan  kontraktor menjawab dengan berbagai macam alasan.

Ketua LPM Tiban Lama Batam, M Ali mengatakan, memang benar bangunan tidak sesuai standar dan rapuh. “Saya sudah hubungi kontraktor melalui telepon dan SMS tetapi tak pernah dibalas,” kata M Ali.

Lurah Tibam Lama Batam Hadi Harnus juga membenarkan adanya bangunan yang tidak sesuai standar. Menurut Hadi Harnus, dia  sudah pernah komplain kepada kontraktor agar diperbaiki konstruksinya. “Hanya  sebagian sudah diperbaiki,”  kata Lurah Tiban Lama Batam.

Letak geografis lahan SMPN 56 Batam juga sangat berbahaya jika tak dibarengi dengan konstruksi yang kuat. Pasalnya, SMP 56 Batam yang terletak di RT 06/ RW 12 Tiban Lama, Sekupang, berada di bawah kaki bukit. Potensi longsor sangat tinggi dikarenakan hutan lindung yang sudah gundul akibat pematangan lahan SMP 56. Pematangan lahan sudah menyerap anggaran APBD senilai Rp 3,1 miliar.

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama