Pembangunan SMPN 56 Batam Diprotes Warga

1
245
Gambar ilustrasi

BATAM – Pembangunan SMPN 56 Batam banyak menuai protes dari warga setempat. Protes ini terkait konstruksi yang tidak sesuai dengan gambar bestek dan terkesan asal-asalan. Belum lagi kualitas cor yang sangat rendah sehingga membuat batu miring. Padahal, baru saja dibangun namun sudah rubuh dihantam air yang turun dari bukit.

“Konstruksi asal-asalan sehingga baru dibangun sudah rubuh. Ini sangat membahayakan anak anak kita nantinya,” ujar Dasmipon, 50 tahun, warga setempat.

Pernah juga diprotes oleh warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, terkait batu miring yang dibangun di SMPN 56 Batam. “Saya sudah pernah protes tentang bangunan in. Kenapa seperi ini. Ini kayaknya kerja asal-asalan. Apakah ini menurut Anda sudah bagus,”  kata pria yang tidak mau disebut namanya. Sedangkan  kontraktor menjawab dengan berbagai macam alasan.

Ketua LPM Tiban Lama Batam, M Ali mengatakan, memang benar bangunan tidak sesuai standar dan rapuh. “Saya sudah hubungi kontraktor melalui telepon dan SMS tetapi tak pernah dibalas,” kata M Ali.

Lurah Tibam Lama Batam Hadi Harnus juga membenarkan adanya bangunan yang tidak sesuai standar. Menurut Hadi Harnus, dia  sudah pernah komplain kepada kontraktor agar diperbaiki konstruksinya. “Hanya  sebagian sudah diperbaiki,”  kata Lurah Tiban Lama Batam.

Letak geografis lahan SMPN 56 Batam juga sangat berbahaya jika tak dibarengi dengan konstruksi yang kuat. Pasalnya, SMP 56 Batam yang terletak di RT 06/ RW 12 Tiban Lama, Sekupang, berada di bawah kaki bukit. Potensi longsor sangat tinggi dikarenakan hutan lindung yang sudah gundul akibat pematangan lahan SMP 56. Pematangan lahan sudah menyerap anggaran APBD senilai Rp 3,1 miliar.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...