Pasca-Kebakaran Pasar, Wagub Nasrul Abit Minta Periksa Instalasi Bangunan 80an

0
70
Peninjauan kebakaran Pasar Aur Kuring
Wakil Gubernur Nasrul Abit dan rombongan meninjau lokasi kebakaran Pasar Aur Kuring Bukittinggi, Jumat, 17/11/2017. (Foto: Zardi)

BUKITTINGGI, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Provinisi Sumatera Barat prihatin atas musibah kebakaran Pasar Aur Kuning Bukittingi. Dan meminta agar seluruh gedung lama yang ada, yang dibangun di tahun 80-an dilakukan pemeriksaan instalasi listriknya, oleh pihak-pihak terkait.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Nasrul Abit saat meninjau pemadaman kebakaran Pasar Aur Kuning Bukittinggi yang terbakar sejak Jum’at pagi pukul 04.30 WIB. Kehadiran wagub dan rombongannya bertepatan saat akhir padamnya titik-titik api di lokasi kebakaran di Gedung G, Jum’at (17/11).

“Seluruh gedung lama yang ada, termasuk juga bangunan pasar yang dibangun sebelum tahun 80-an dilakukan pemeriksaan instalasi listriknya apakah masih layak atau perlu diganti, termasuk perlunya menambahkan pemasangan instalasi air hidran seperti gedung-gedung yang dibangun saat ini,” ujarnya.

Loading...

Dia pun berharap jangan ada isu-isu yang menyesatkan beredar di masyarakat.

“Kita serahkan semua kepada pihak kepolisian untuk melakukan tugasnya. Mari kita jaga bersama keamanan dan ketentraman hidup masyarakat di Kota Bukitinggi,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini sedang dilakukan inventarisir kerusakan yang terjadi oleh Pemko Bukittinggi. Berdasarkan laporan sementara sebanyak 136 petak kios dan lapak pedagang yang terbakar. Dan hasil pemikiran sementara ada kemungkinan pedagang yang lapak dan kiosnya terbakar akan dipindahkan sementara di Blok J di Pasar Aur Kuning.

“Namun sebelum itu dilakukan perlu melibatkan pemilik toko, agar tidak terjadi salah persepsi antara pemerintah dengan masyarakat. Kita tidak berharap ada demo-demoan, mari duduk bersama membahas segala persoalan lebih baik dan lebih efektif,” tuturnya.

Dia berharap Pemko Bukittinggi segera membuat laporan baik kepada Gubernur Sumatera Barat, juga kepada pemerintah pusat Presiden dan Wakil Presiden untuk menindak lanjuti bagaimana pembangunan kedepannya, baik untuk kepentingan masyarakat dan baik juga untuk kemajuan pembangunan di Kota Bukittinggi, ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kota Bukittinggi yang menunda penetapan APBD 2018 agar segera menyusun anggaran untuk ikut kembali memperbaiki atau membangun kembali pasar Aur Kuning ini pada tahun 2018.

“Kita berharap tim investigasi, penelitian kerusakan pasar Aur Kuning ini segera dapat memperlihatkan hasil analisis dan kajian baik kondisi gedung ataupun perbaikan gedung yang akan dilakukan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan berupaya memberikan bantuan sesuai aturan yang berlaku, namun karena pagu anggaran sudah ditetapkan kemungkinan itu dapat dibantu melalui dana kebencanaan.

“Kita tunggu kebijakan Bapak Gubernur nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittiggi Irwandi menyampaikan, pihaknya masih melakukan berbagai penyelidikan terhadap kejadian kebakaran Pasar Aur Kuning.

“Tim terkait masih bekerja, jadi kita tunggu hasilnya nanti,” ujarnya.

Selain itu apa langkah-langkah yang akan diambil, kata Irwandi, Walikota akan melakukan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan DPRD dalam menyikapi kondisi ini.

“Karena itu kita masih menunggu kedatangan Bapak Walikota yang saat ini masih berada di luar daerah,” jelasnya.

“Soal ada aspirasi masyarakat Pasar Aur Kuning agar Pemko Bukittinggi mengeser pagar satu meter kedalam, ini juga akan dibahas bersama dalam rapat ini, mudah-mudahan bapak Walikota sore ini sudah kembali,” katanya.

Dalam kegiatan peninjauan pendampingan kebakaran pasar Aur Kuning, selain Wagub Nasrul Abit, Wakil Walikota Irwandi, juga dihadiri Kadis Sosial Abdul Gafar, Kepala Satpol PP Zul Aliman, Sekdako Yuen Karnova, serta beberapa OPD terkait. (Zardi/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU