Pasar Terendam, Pedagang Berjualan di Badan Jalan dan Trotoar

0
25
Banjir di Kota Lhoksukon
Kota Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (4/12), dilanda banjir akibat tanggul Krueng Keureuto yang berada di kawasan itu jebol. (Foto: Istimewa)

LHOKSUKON, SERUJI.CO.ID – Pasar terpadu di Ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, terendam banjir menyebabkan puluhan pedagang terpaksa berjualan di median badan jalan dan trotoar.

Seorang pedagang, Sabni yang ditemui di lokasi, Selasa (5/12) mengatakan, pihaknya memilih jualan di median jalan dan trotoar karena jalan menuju ke pasar terpadu tergenang banjir.

“Di pasar airnya memang tergenang, tetapi tidak parah. Tetapi, jalan melintas ke sana ketinggian air mencapai satu meter, sehingga warga tidak mungkin mengarungi banjir untuk membeli kebutuhan sehari-hari,” tutur Sabni.

Dikatakan, di pasar terpadu memang masih ada juga pedagang yang berjualan, tetapi tidak banyak, karena sebagian warga arah utara atau dari jalan lintas Kecamatan Lapang-Lhoksukon masih bisa dilintasi, sehingga ada warga yang mau datang ke pasar.

Sabni mengaku, omzetnya menurun sejak jualan di median jalan itu. Kemarin, dia hanya laku di bawah Rp 700 ribu. Sementara pada hari biasa, Sabni mengaku laku hingga Rp 1, 5 juta.

Seorang pedagang buah, Syamsuddin juga menyebutkan hal serupa. Dijelaskan, pihaknya harus berjualan di median jalan karena tidak ada lapak lain yang strategis untuk saat ini, karena terendam banjir.

“Untuk sementara ya di sini, karena lapak kami sudah tergenang banjir. Kami sudah berjualan sejak kemarin di sini,” jelasnya.

Camat Lhoksukon, Saifuddin mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya hingga siang tadi, jumlah pengungsi di Kecamatan Lhoksukon saja saat ini sudah mencapai sekitar 14 ribu jiwa, yang tersebar di sejumlah titik.

“Kondisi air sebagian bertambah, sebagian lagi sudah mulai berkurang tetapi para pengungsi belum bisa kembali ke rumah mereka. Ada 43 desa yang tergenang banjir,” ujar dia.

Sementara dapur umum untuk para pengungsi khusus untuk Kecamatan Lhoksukon saat ini ada sekitar 35 titik.

Banjir Aceh Utara kali ini telah berdampak terhadap 23 kecamatan dari 27 kecamatan yang ada di kabupaten tersebut. Ribuan rumah terendam sejak beberapa hari lalu, termasuk sekolah. Belasan ribu jiwa warga di sana mengungsi ke tempat lebih aman. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

buku ips kelas 6

PKS Minta Pemerintah Selidiki Buku IPS Yudistira

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau meminta pemerintah menyelidiki buku IPS yang diterbitkan PT Yudistira untuk kelas VI SD, karena di salah satu...
zainut tauhid

Belum Ada Sertifikat Halal Vaksin Difteri, MUI: Hukum Imunisasi itu Mubah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum menerima pendaftaran dan permintaan pemeriksaan kehalalan vaksin difteri dari pihak...

Kongres HIPMI, Gus Ipul: Jangan Biarkan Pengusaha Asing Jadi Pemenang di Negeri Kita

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mampu menghadirkan pengusaha-pengusaha muda yang bisa bersaing...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...